
KPU Bukittinggi Targetkan Distribusi Surat Suara 11 November
Jumat, 6 November 2015 20:01 WIB

Bukittinggi, (AntaraSumbar) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi menargetkan distribusi surat suara untuk pemilihan walikota dan wakil walikota setempat selesai 11 November mendatang.
"Kami menargetkan surat suara selesai disortir hingga pengepakan 7 November, kemudian untuk proses distribusi ditargetkan semua surat suara sudah berada di KPU Kota Bukittinggi pada 11 November," kata Divisi Logistik KPU Kota Bukittinggi, Heldo Aura di Bukittinggi, Jumat.
Ia mengatakan, jumlah surat suara pemilihan walikota dan wakil walikota sebanyak 74.369. Jumlah tersebut merupakan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) ditambah 2,5 persen dari DPT.
Selain itu, juga disediakan sebanyak 2.000 surat suara untuk pemilihan ulang jika di tiap TPS terjadi hal yang menyebabkan pemilihan ulang. Jumlah tersebut sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 6 tahun 2015.
"Bagi pemilih tunanetra, disediakan alat bantu khusus berupa template tuna netra yang dipesan sebanyak 232 sesuai jumlah tempat pemungutan suara (TPS) dan ditargetkan selesai dalam minggu ini. Artinya tiap TPS memiliki satu alat bantu tunanetra yang dibuat sesuai surat suara," katanya.
Selain surat suara, ia menjelaskan, saat ini juga sedang dilakukan pencetakan formulir C untuk TPS, formulir DA untuk tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan formulir DAA untuk rekapitulasi di tingkat PPK yang dilakukan oleh panitia pemungutan suara (PPS).
"Semua formulir tersebut juga ditargetkan selesai dalam minggu ini," ujarnya.
Di setiap TPS, disediakan sebanyak dua kotak suara, masing-masing untuk pemilihan gubernur dan walikota dan empat bilik suara. Sementara itu, pengadaan tinta sidik jari dilakukan oleh KPU provinsi dan di tiap TPS disediakan dua tinta.
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Bukittinggi AKBP Amirjan mengatakan pihaknya telah menyiapkan 361 personel untuk mengamankan pilkada.
"Kami akan mengamankan di 10 kecamatan di wilayah hukum Polres Bukittinggi, tiga di antaranya kecamatan di Kota Bukittinggi dan tujuh lainnya di Kabupaten Agam bagian timur," ujar dia.
Ia mengatakan jumlah anggota yang melakukan pengamanan di KPU Bukittinggi sebanyak lima orang dan mereka melakukan pengamanan bergilir selama 24 jam. (cpw)
Pewarta: Ira Febrianti
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
