Logo Header Antaranews Sumbar

Penggunaan Masker Sesuai Kondisi Pengguna

Minggu, 25 Oktober 2015 15:30 WIB
Image Print

Pariaman, (AntaraSumbar) - Kepala Dinas (Dinkes) Kesehatan Kota Pariaman, Yutiardi Rivai menyebutkan pemakaian masker tergantung keadaan dan kondisi pengguna.

Jika menghindari masuknya penyakit dari luar seperti kabut asap maka warna hijau pada masker dipasang pada bagian dalam, jelasnya di Pariaman, Minggu.

"Pemakaian masker itu tidak hanya asal-asalan, jika kita dalam kondisi sakit maka warna putih berada pada bagian dalam," kata dia.

Pemakaian tersebut dengan alasan warna hijau pada masker memiliki daya serap sekitar 10 hingga 20 persen dibandingkan warna putih.

Selain itu, katanya menambahkan, pihak Dinas Kesehatan setempat juga menganjurkan kepada masyarakat setempat untuk menggunakan masker bedah atau yang biasa digunakan yaitu berwarna hijau dan putih.

Terkait kabut asap, berbagai penyakit selain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) telah menyerang masyarakat di daerah itu.

"Dari data yang kita peroleh dari berbagai Rumah Sakit dan Puskesmas setempat penyakit yang bermunculan seperti mata perih, asma, Influenza-Like Iiilnes (ILI)," katanya.

Terhitung sejak 16 hingga 24 Oktober tercatat sudah 224 kasus penyakit mata perih, asma, ILI di kota itu.

Yutiardi mengimbau kepada masyarakat agar mengurangi segala aktivitas di luar rumah jika tidak terlalu penting.

Terpisah, sebelumnya Wakil Walikota Pariaman Genius Umar menyebutkan, pemkot sendiri telah mendirikan posko penanggulangan bencana kabut asap.

"Selain memiliki posko utama, setiap Puskesmas juga posko bagi masyarakat terkait kabut asap,"kata dia.

Posko utama tersebut terletak di Jalan M Syafi'i sekitar 100 meter dari Tugu Simpang Tabuik Kecamatan Pariaman Tengah.

Selain mendirikan posko utama dan pelayanan oleh Puskesmas, pemkot setempat mengklaim juga menjalankan mobil dinas kesehatan keliling untuk memantau masyarakat di setiap daerah di kota itu. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026