Logo Header Antaranews Sumbar

KPU Dharmasraya Targetkan Partisipasi Pilkada 85 Persen

Kamis, 22 Oktober 2015 21:27 WIB
Image Print

Pulau Punjung, (AntaraSumbar) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dharmasraya menargetkan angka partisipasi pemilih pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak mencapai 85 persen dari jumlah pemilih di daerah itu.

"Untuk partisipasi pemilih, harapan kami tentu tinggi, namun harus realistis juga," kata Divisi Sosialisasi KPU Dharmasraya Rizal Gusmendra di Pulau Punjung, Kamis.

Untuk mencapai target tersebut, kata dia, pihaknya melakukan sosialisasi secara optimal dan berjenjang sesuai tahapan pilkada.

Pihak KPU sudah melakukan sosialisasi kepada partai politik peserta pemilu dan juga berkewajiban memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, kata dia.

"Panitia Pemilihan Kabupaten (PPK) dan Panitia Pemilihan Setempat (PPS) juga telah diintruksikan untuk selalu bersosialisasi pada tataran tingka bawah," katanya.

Dia mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan semua potensi yang ada untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tingkat partisipasi pemilih tinggi pada pilkada.

KPU optimistis target tersebut bisa tercapai, karena berdasarkan hasil Pemilihan Legislatif 2014 partisipasi pemilih mencapai 81 persen dan ini tertinggi di Sumbar.

Selain itu, kata dia, data pemilih yang konperhensif, akurat dan mutahir juga menjadi satu indikator untuk mencapai tujuan tersebut.

Dia mengimbau, supaya masyarakat menggunakan hak suaranya saat Pilkada 9 Desember 2015, karena ini akan menentukan nasib dan kemajuan daerah lima tahun kedepan.

"Semua pihak juga mempunyai peran dalam mengajak masyarakat untuk memberikan hak suaranya pada Pilkada," ujarnya.

Sementara Penjabat (Pj) Bupati Syafrizal meminta jajaran Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) ikut aktif menyosialisasikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak kepada masyarakat.

"Berikan mereka pengertian agar memberikan hak pilihnya saat Pilkada mendatang," katanya.

Ia megatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) hanya sebatas memberikan sosialsiasi kepada masyarakat dan dinyatakan tidak ikut dalam politik praktis.

"Hanya sebatas memberikan sosialiasi, bukan ikut dalam politik praktis," katanya. (cpw12)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026