
Pemkab Eliminasi Anjing Liar Sepanjang Jalur TdS
Jumat, 18 September 2015 11:26 WIB

Padang Aro, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, akan melakukan eliminasi anjing liar di sepanjang jalur yang dilalui pembalap Tour de Singkarak (TdS).
"Eliminasi akan kita lakukan 10 hari menjelang pelaksanaan TdS dan dua hari menjelang acara sudah selesai," kata Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setdakab Solok Selatan, Epli Rahmat di Padang Aro, Jumat.
Dia menjelaskan, sebelum dilakukan eliminasi terlebih dahulu dilaksanakan sosialisasi kepada masyarakat sepanjang jalur.
Hal ini katanya, untuk mencegah agar tidak ada binatang peliharaan warga yang mati, karena di Solok Selatan banyak masyarakat yang memelihara anjing untuk berburu babi hutan.
"Jika sudah disosialisasi masih ada yang berkeliaran maka baru dilakukan eliminasi terhadap anjing yang tidak bertuan tersebut," katanya.
Ia mengimbau masyarakat di sepanjang jalur TdS agar tidak melepas peliharaan mereka seperti kambing, ayam maupun anjing dua hari sebelum pelaksanaan TdS.
Jika dua hari menjelang pelaksanaan katanya, masih ditemukan sapi maupun kambing yang lepas maka akan diutus tim untuk mengikatnya dan menyampaikan pada pemiliknya agar tidak lagi melepasnya.
Sementara itu Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Solok Selatan, Kompol Benu Alam mengatakan, sebaiknya 10 hari sebelum pelaksanaan TdS eliminasi ini sudah dilakukan.
"Saat TdS memang tidak ada yang boleh melintasi jalur oleh sebab itu harus diberitahukan kepada masyarakat untuk mengikat dan mengandangkan peliharaan mereka," katanya.
Ia menyebutkan, dalam pelaksanaan TdS segi keamanan paling diutamakan oleh sebab itu diharapkan kerjasama semua pihak demi suksesnya TdS. (*)
Pewarta: Erik Ifansyah Akbar
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
