
Panwaslu Pesisir Selatan Imbau PPL Jaga Netralitas
Rabu, 19 Agustus 2015 07:26 WIB

Painan, (Antara) - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau seluruh anggota Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) di daerah itu agar menjaga netralitas dan profesional dalam menjalankan tugas.
"PPL jangan pernah mendukung salah satu pasangan calon bupati - wakil bupati dan gubernur - wakil gubernur pada pemilihan kepala daerah (pilkada) ini. Jika nanti terbukti tidak netral kami akan menindak tegas sesuai aturan berlaku, " kata Ketua Panwaslu Pesisir Selatan Windra Iksan di Painan, Selasa.
Dalam bertugas, PPL diminta dapat berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) sehingga dapat memecahkan segala persoalan yang ditemui di lapangan.
Di lapangan, PPL nantinya akan sering berhadapan langsung dengan masyarakat dan Tim Sukses dari pasangan calon Bupati -Wakil Bupati serta Gubernur dan wakil Gubernur.
Ia berharap PPL bisa bekerja memberikan kenyamanan dalam pelaksanaan pilkada dengan mengedepankan objektivitas dalam pengawasan. Kehadiran panitia pengawas pemilu sangat berperan penting dalam menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak di kabupaten itu yang akan dilaksanakan, pada 9 Desember 2015.
Selain tanggung jawab moral kepada manusia, PPL juga memiliki tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa. Maka itu PPL harus memiliki jiwa tanggung jawab, netral dan selalu profesional dalam bertugas.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesisir Selatan Epaldi Bahar mengimbau masyarakat khususnya yang sudah memiliki hak pilih pada Pilkada 2015 agar dapat berpartisipasi memberikan hak suaranya pada 9 Desember 2015.
Ia menargetkan partisipasi pemilih di kabupaten itu pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati, 9 Desember 2015 sebesar 80 persen.
Salah satu upaya KPU dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya pada Pilkada 2015 adalah dengan melakukan sosialisasi hingga ke kampung-kampung.
Untuk meningkatkan partisipasi ini juga, KPU berharap adanya partisipasi seluruh elemen masyarakat termasuk semua organisasi kemasyarakatan, Tim Sukses pasangan calon bupati - wakil bupati dan gubernur - wakil gubernur serta partai politik pengusung untuk mengajak calon pemilih menyalurkan hak suaranya pada Pilkada 2015.
Ia menambahkan, tanpa kerjasama tersebut maka upaya KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilih tidak akan berhasil. Menyukseskan pemilu tidak hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu (KPU) semata, tetapi kewajiban semua elemen, termasuk didalamnya masyarakat dan peserta pilkada itu sendiri. (*)
Pewarta: Junisman
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
