
Pasaman Barat Susun Program Pemberdayaan Nelayan
Jumat, 26 Juni 2015 15:29 WIB

Simpang Ampek, (Antara) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mulai menyusun sejumlah program unggulan untuk pemberdayaan nelayan pada 2016.
"Meskipun sekarang masih pertengahan tahun 2015, namun program tahun 2016 sudah kita siapkan mulai sekarang," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan Perikanan Pasaman Barat Zulfi Agus di Simpang Ampek, Jumat.
Ia menyebutkan pihaknya sudah mulai membicarakan program tersebut dengan pemerintah pusat khususnya yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).
Di antara rencana program yang akan dilaksanakan menggunakan DAK adalah lanjutan pembangunan dermaga Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Sasak, bantuan motor tempel, pelatihan teknologi penangkapan dan pengembangan minapolitan.
Selain itu juga pengembangan PPI Air Bangis, pengembangan operasional PPI Air Bangis dan PP Sasak.
"Program dari DAK itu tentunya nanti akan digandeng dengan dana APBD Pasaman Barat sendiri dengan berbagai macam program bagi nelayan,"ujarnya.
Sebelumnya khusus dari bidang perikanan tangkap, pihaknya telah memberikan sejumlah peralatan melaut bagi nelayan dalam rangka usaha peningkatan ekonomi.
Ia mengatakan bantuan dari Provinsi Sumbar yang telah diberikan adalah 40 unit long tail, fish box ukuran 550 liter sebanyak 30 unit dan 28 unit jaring udang atau tramel net.
"Bantuan itu diberikan kepada kelompok nelayan miskin melalui penyeleksian dan verifikasi yang jelas,"ujarnya.
Ia mengharapkan kepada nelayan yang menerimanya bisa memanfaatkan dan menjaga peralatan tersebut.
"Manfaatkan dalam rangka meningkatkan ekonomi. Jangan pernah menjualnya karena bisa berurusan dengan penegak hukum,"ujarnya.
Pihaknya juga nantinya akan memberikan bantuan dari Pemkab Pasaman Barat berupa 33 unit UPS, 110 unit Cool box dan empat unit rumpon.
"Waktu penyerahannya belum kita tentukan namun akan diberikan secepatnya," jelasnya. (*)
Pewarta: Altas Maulana
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
