Logo Header Antaranews Sumbar

Wapres: Sutiyoso harus Mundur dari Ketum Partai

Rabu, 10 Juni 2015 16:07 WIB
Image Print

Jakarta, (AntaraSumbar) - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, jika Sutiyoso menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) maka dia harus mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

"Ya harus mundur," kata Wapres usai menutup Rapat Kerja Nasional bidang Kesehatan dan Sosial Palang Merah Indonesia (PMI), di Jakarta, Rabu.

Wapres mengatakan, jika Presiden Joko Widodo sudah mengajukan usulan kepala BIN tersebut tentunya karena berbagai pertimbangan dan Sutiyoso dinilai berpengalaman.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertimbangkan rekam jejak dan kompetensi dalam penunjukan Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelejen Negara (KaBIN).

"Saya juga telah mengajukan pencalonan Sutiyoso sebagai KaBIN ini saya juga sudah melalui banyak pertimbangan dan memperhatikan baik rekam jejak maupun kompetensi dari Pak Sutiyoso," kata Presiden Jokowi, di kediamannya Jalan Kutai Utara Sumber, Solo, Rabu.

Jokowi mengatakan, pertimbangan pengajuan nama Sutiyoso sebagai KaBIN itu mengingat rekam jejaknya di dunia intelijen dan militer.

Sutiyoso dinilai memiliki pengalaman dan kompetensi yang cukup untuk memimpin badan tersebut.

"Terutama di dunia intelijen dan militer saya berharap DPR RI memberikan pertimbangan atas usulan tersebut," katanya.

Presiden berharap tidak akan ada penolakan dari DPR RI atas usulan itu karena semuanya telah melalui banyak pertimbangan.

"Saya berharap tidak, karena sudah melalui banyak pertimbangan," katanya.

Presiden menunjuk pria yang akrab disapa Bang Yos itu untuk memimpin BIN tidak lama setelah ia mengajukan nama Gatot Nurmantyo sebagai calon Panglima TNI. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026