
BPBD Temukan Korban Tenggelam di Danau Maninjau
Kamis, 4 Juni 2015 11:19 WIB

Lubuk Basung, (Antara) - Tim penyelam bentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, berhasil menemukan jasad Afrizal (24) petani Keramba Jaring Apung (KJA) yang empat hari tenggelam di Danau Maninjau.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Warsito didampingi Tim Reaksi Cepat Satgas BPBD Kabupaten Agam, Syamsuar di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan jasad Afrizal (24) ditemukan di lokasi tidak jauh dari tempat korban tenggelam, mengapung dalam keadaan tengkurap.
"Jasad korban sudah membesar karena sudah empat hari di dalam danau vulkanik tersebut," kata Bambang Warsito.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Maninjau untuk diotopsi. Beberapa jam setelah itu, jasad korban dibawa ke rumah duka di Jorong Lubuak Kandang, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya untuk disemayamkan.
"Jenazah akan dimakamkan di Permakaman Kaum tidak jauh dari rumah korban," katanya.
Bambang Warsito menceritakan, jasad korban ditemukan setelah pihak keluarga melakukan zikir di keramba jaring apung tempat korban jatuh pada Kamis (4/6) sekitar pukul 00.00 sampai 1.00 WIB.
Setelah pihak keluarga korban melakukan zikir, tim gabungan yang terdiri dari Satgas BPBD Kabupaten Agam, Basarnas Posko Pasaman Barat, Muspika Tanjung Raya dan warga setempat melakukan penyisiran di lokasi korban tenggelam menggunakan lima perahu.
Sekitar pukul 02.30 WIB, tim gabungan menemukan korban mangapung dan langsung dievakuasi.
Ia menambahkan, Afrizal tenggelam saat panen ikan pada Senin (1/6) sekitar pukul 21.00 WIB.
Saat itu, korban di dalam perahu bersama dengan satu orang temannya. Dalam perjalanan, korban terjatuh dan tenggelam ke Danau Maninjau.
Beberapa menit setelah itu, warga dan Polsek Tanjung Raya, Satgas BPBD Kabupaten Agam langsung mencari korban. Namun korban tidak ditemukan dan dilanjutkan untuk pencarian pada keesokan harinya.
Dengan kondisi ini, Bambang Warsito mengimbau kepada petani untuk meningkatkan kewaspadaan saat berada di danau, agar musibah ini tidak terulang lagi. (*)
Pewarta: Yusrizal
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
