Logo Header Antaranews Sumbar

Serena Lolos ke Perempat Final Prancis Terbuka

Selasa, 2 Juni 2015 07:21 WIB
Image Print

Paris, (Antara/AFP) - Juara bertahan Maria Sharapova dan unggulan keenam Petra Kvitova tersingkir dari Prancis Terbuka di putaran keempat pada Senin, namun unggulan teratas Serena Williams lolos dari ancaman untuk mengunci tempatnya di perempat final.

Sharapova, yang merupakan unggulan kedua, takluk dua set langsung 6-7 (3/7), 4-6 dari Lucie Safarova, unggulan ke-13 asal Ceko yang sekarang akan bertemu Garbine Muguruza asal Spanyol di delapan besar.

Juara Wimbledon Kvitova kalah dalam pertarungan tiga set dari unggulan ke-23 asal Swiss Timea Bacsinszky, 6-2, 0-6, 3-6.

Sementara itu, Williams kalah pada set pertama dari kompatriotnya Sloane Stephens di Lapangan Philippe Chatrier namun ia bangkit untuk meraih kemenangan 1-6, 7-5, 6-3 dan akan bertemu Sara Errani asal Italia di perempat final.

Sharapova, yang juga memenangi ajang Grand Slam lapangan tanah liat ini pada 2012 dan menjadi finalis pada 2013, dipaksa menunggu sampai Senin pagi untuk pertandingannya dengan Safarova, yang tertunda pada Minggu karena hujan lebat di ibukota Prancis.

Namun di tengah cerahnya matahari pagi Paris sang unggulan kedua, yang bertekad menjadi petenis putri pertama yang sukses mempertahankan gelar Prancis Terbuka sejak Justine Henin melakukannya pada 2007, mendapat hukuman dari penampilan tidak meyakinkannya dari awal sampai akhir.

"Saya memiliki beberapa pembukaan yang kecil namun saya tidak mampu menaikkan level saya. Ia lebih konsisten dan agresif, menciptakan banyak sudut dan itulah perbedaannya," kata Sharapova, yang berjuang melawan demam tinggi sepanjang pekan.

"Ini merupakan hari berat di kantor."
Kvitova memulai pertandingan terakhir di Lapangan Suzanne Lenglen dengan baik, memenangi set pertama dalam waktu 27 menit.

Bagaimanapun, petenis Ceko itu kemudian kalah pada set kedua dan tidak dapat mengembalikan permainan terbaiknya pada set penentuan, yang berakhir tepat pukul 9 pagi waktu setempat.

"Hidup di pinggir"
Sebaliknya, Williams menjaga peluangnya tetap terbuka untuk memenangi Prancis Terbuka untuk ketiga kalinya dan mahkota Grand Slam ke-20nya, namun itu terjadi setelah pembukaan yang sulit pada pertandingannya.

Seperti saat melawan Anna-Lena Friedsam dan Victoria Azarenka pada dua putaran sebelumnya, Williams kalah pada set pertama, Stephens tiga kali mematahkan servenya untuk meraih skor 6-1.

Petenis non unggulan Stephens mengalahkan Venus Williams pada putaran pertama dan terlihat akan menjadi petenis keempat yang mampu mengalahkan dua bersaudara itu di Grand Slam yang sama, setelah Martina Hingis, Henin, dan, yang terkini, Kim Clijsters pada AS Terbuka 2009.

Serena melepaskan serve untuk membuatnya bertahan di permainan ini pada kedudukan 4-5 di set kedua, namun ia memenangi game dan set tersebut dengan skor 7-5, sebelum memenangi set penentuan untuk mengamankan lajunya setelah bermain tepat dua jam.

"Saya merasa seperti hidup di pinggir. Saya tidak suka mendapatkan peluang-peluang," kata Serena setelah memenangi tiga pertandingan beruntun dari kekalahan di set pertama pada turnamen utama untuk pertama kalinya sejak AS Terbuka 1999 - turnamen yang memberinya gelar Grand Slam perdana di karirnya.

"Saya tidak benar-benar senang dengan penampilan saya. Untuk mendapatkan kembali tiga set dari kondisi tertinggal bukanlah hal profesional bagi saya."
Errani, unggulan ke-17 asal Italia yang merupakan runner up pada 2012, telah menunggunya setelah ia menaklukkan petenis non unggulan asal Jerman Julia Goerges dengan skor 6-2, 6-2.

Sementara itu unggulan ke-21 Muguruza melaju ke perempat final untuk tahun kedua secara beruntun dengan menaklukkan unggulan ke-28 asal Italia Flavia Pennetta 6-3, 6-4.

Dua belas bulan, silam Muguruza yang lahir di Venezuela takluk tiga set dari Sharapova setelah mengalahkan Serena di putaran kedua.

Petenis Belgia Alison van Utyvanck akan bertemu Bacsinszky setelah melaju ke perempat final Grand Slam untuk pertama kalinya dengan menaklukkan sesama petenis non unggulan, Andrea Mitu asal Romania 6-1, 6-3.

Petenis 21 tahun itu, yang menghuni peringkat 93 dunia, menjadi petenis Belgia pertama yang mencapai perempat final Roland Garros sejak Henin pada 2007.

"Justine merupakan sumber inspirasi bagi banyak petenis di Belgia maka ini merupakan pencapaian yang bagus untuk mencapai perempat final dan setara dengan Justine. Saya tidak memiliki kata-kata untuk menjelaskan apa yang saya rasakan."

Pasangan perempat final lainnya adalah unggulan ketujuh Ana Ivanovic dengan unggulan ke-19 Elina Svitolina asal Ukraina pada Selasa. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026