Logo Header Antaranews Sumbar

Sigma: Beberapa Menteri Perlu Direposisi

Kamis, 14 Mei 2015 16:23 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin mengatakan ada beberapa menteri yang perlu direposisi bila Presiden Joko Widodo melakukan perombakan kabinet atau "reshuffle".

"Ada beberapa menteri dalam Kabinet Kerja yang sebenarnya memiliki kapasitas dan kredibilitas, tetapi tidak optimal karena menempati posisi yang kurang tepat," kata Said Salahudin dihubungi di Jakarta, Kamis.

Said menyebutkan nama-nama Sofyan Djalil, Pratikno, Yuddy Chrisnandi, Rachmad Gobel, Anies Baswedan dan Andi Widjojanto sebagai beberapa contoh menteri yang perlu direposisi.

Menurut Said, Sofyan Djalil memiliki rekam jejak yang baik, tetapi tidak berhasil mengemban tugas sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

"Bila reputasi Sofyan masih dipertimbangkan oleh Presiden Jokowi, maka Sofyan bisa direposisi menjadi Menteri Sekretaris Negara menggantikan Pratikno," tuturnya.

Said menilai Pratikno lebih tepat untuk menduduki pos kementerian yang saat ini ditempati oleh Yuddy Chrisnandi, yaitu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB).

Menurut Said, Yuddy tidak tepat menjabat sebagai Menteri PAN RB karena selain tidak konsisten dalam membuat kebijakan, pos kementerian yang membawahi para pegawai negeri sipil itu semestinya steril dari kalangan politisi.

"Pratikno, yang berlatar belakang akademisi serta guru besar di bidang politik dan pemerintahan, lebih cocok di situ," ujarnya.

Sebagai perwakilan Partai Hanura, Said menyebut Yuddy bisa ditempatkan sebagai Sekretaris Kabinet menggantikan Andi Widjajanto yang kerap mendapatkan kritikan keras dari publik, termasuk dari partai pendukung Presiden.

"Bila Presiden ingin mempertahankan Andi, dia bisa diikutsertakan dalam Tim Komunikasi Presiden yang baru dibentuk," katanya.

Rahmad Gobel yang saat ini menjabat Menteri Perdagangan juga Said nilai menduduki posisi yang kurang tepat karena sebenarnya memiliki latar belakang industriwan.

"Rahmad Gobel bisa direposisi menjadi Menteri Perindustrian. Latar belakangnya lebih dekat dengan bidang industri. Itu sebabnya dia tidak terlalu berhasil mengurusi perdagangan," tuturnya.

Sedangkan Said menilai Anies Baswedan bisa ditempatkan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Meskipun berlatar belakang pendidik, tetapi Anies tidak cukup sukses mengurusi ujian nasional sebagai Menteri Pendidikan.

"Namun, sebagai tokoh muda yang sering memberikan gagasan, inspirasi dan motivasi kepada kaum muda, tepat bila dia mendapat tugas untuk meningkatkan kualitas pemuda dan prestasi para atlet. Pos kementerian ini sebetulnya memang tidak tepat diisi oleh politisi," pungkasnya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026