
Bupati: TMMD Mempercepat Pembangunan Daerah Terisolasi
Minggu, 10 Mei 2015 09:56 WIB

Arosuka, (Antara) - Bupati Solok, Sumatera Barat, Syamsu Rahim mengatakan, Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N), kerja sama TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat, sebagai upaya mempercepat pembangunan daerah terisolasi.
"Operasi bhakti TNI dalam program TMMD/N ke-94 di Nagari Batu Bajanjang ini disamping sebagai upaya pembebasan daerah setempat dari kondisi keterisolirannya juga menjadi sebuah jembatan hati jalinan silaturahim antara TNI dan masyarakat," katanya di Arosuka, Minggu.
Program TMMD/N ke-94 tahun 2015 dilaksanakan di Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok.
Ia menyebutkan, dengan adanya program TMMD/N inidiharapkan akan dapat membebaskan dan mengetaskan Nagari Batu Bajanjang dari ketertinggalannya selama ini.
Selain itu, katanya, dengan adanya program TMMD/N ini, dirinya berharap untuk kedepanya, Nagari Batu Bajanjang di Kecamatan Tigo Lurah sudah bisa mensejajarkan diri dengan nagari lain yang tersebar diwilayah Kabupaten Solok.
Syamsu Rahim mengatakan, TMMD/N merupakan program lintas sektoral, yang penyelenggaranya melibatkan semua unsur terkait secara terintegrasi, serta sesuai dengan semangat dan konsepsi otonomi daerah sebagai salah satu alternatif masyarakat pemerintah daerah untuk mempercepat proses pembangunan.
Ia menerangkan, bahwa program TMMD/N ini juga sudah pernah dilaksanakan di Nagari Batu Bajanjang pada tahun 2011, di awal masa kemimpinan pemerintahannya dengan Wakil Bupati Desra Ediwan Anan Tanur.
"Dan program TMMD/N yang dilaksanakan tahun 2015 ini merupakan untuk yang kedua kalinya dilaksanakan di Nagari Batu Bajanjang pada akhir masa kemimpinan kami Bupati Syamsu Rahim dengan Wakil Bupati Desra Ediwan Anan Tanur," katanya.
Oleh sebab itu, kata dia, pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada jajaran TNI dengan program TMMD/N ini, yang telah membantu terwujudnya perubahan yang sangat berarti bagi pembangunan di Kabupaten Solokm
Karena, katanya, kehadiran TNI dengan program TMMD/N ini telah terbukti sangat mendukung dan memberikan kontribusi yang besar, dalam pencapaian tujuan pembangunan di segala bidang.
"Disamping pelaksanaan program fisik juga telah diprogramkan berbagai kegiatan yang bersifat non fisik," katanya.
Kasrem 032/Wira Braja Kolonel. Inf. Suratno S.IP mengatakan, upacara pembukaan TMMD/N ke-94 yang dilaksanakan di Nagari Batu Bajanjang ini juga dilaksanakan secara serentak di 61 wilayah kabupaten/kota di seluruh wilayah tanah air.
Ia menyebutkan, bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (AMD), telah dimulai sejak tahun 1980, dan selama 35 tahun program lintas sektoral yang dilaksanakan secara terpadu antara TNI, kementrian/lembaga pemerintah non kementerian dan masyarakat ini, telah menghasilkan capaian yang tidak sedikit di seluruh pelosok tanah air.
Capaian tersebut, kata dia, tentu tidak menghentikan jajaran TNI AD untuk berpuas diri, justru sebaliknya akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar TMMD/N ini tetap relavan dan membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat bangsa Indonesia.
Ia juga mengatakan, bahwa semua program TMMD, haruslah berasal dari aspirasi dan kepentingan masyarakat.
Pada TMMD ke 94 tahun 2015 ini katanya, yang meliputi sukses penyelenggaraan, sukses mempekokoh kemanunggalan TNI-Rakyat, yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan budaya gotong royong di seluruh tanah air.
Sebelumnya, Dandim 0309 Solok Letkol Infanteri Safta Faryansyah mengatakan, program TMMD/N adalah OPS bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dengan Pemda dan masyarakat, dalam rangka percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa tertinggal.
Program TMMD/N ini, kata dia, mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat, menciptakan suasana kondisi yang kondusif dengan terwujudnya stabilitas keamanan dan ketentraman di tengah tengah masyarakat.
Ia menerangkan, bahwa program TMMD/N diantaranya bertujuan untuk membantu pemerintah daerah, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan, baik yang bersifat fisik maupun non fisik.
Seperti peningkatan jalan dari Jorong Muaro sampai Jorong Sabie Aie dan dilanjutkan dengan pemantauan rehabilitasi mushala dan pembangunan baru MCK di jorong Sabie Aie Nagari Batu Bajanjang.
Dengan sasaran tambahan bangunan, diantaranya berupa pembangunan pos ronda, pembangunan kantor jorong/pemuda, pembuatan lapangan takraw dan pembuatan lapangan bola voli.
"Anggaran pelaksanaan program TMMD/N ke-94 tahun 2015 ini berasal dari dana pemerintah Kab. Solok sebesar Rp1,6 miliar yang digunakan untuk giat fisik dan pendukung kegiatan lainya," katanya. (cpw1)
Pewarta: Riswan Jaya
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
