
OIC Kecam Karikatur Nabi Muhammad SAW di Media Prancis

Jeddah, (ANTARA/IINA) - Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) telah mengecam karikatur Nabi Muhammad SAW, yang diterbitkan di majalah satire Prancis, Charlie Hebdo, dan mengatakan perbuatan itu memicu kebencian serta sikap tak toleran terhadap umat Muslim. Sekretaris Jenderal OIC Ekmeleddin Ihsanoglu menyampaikan keprihatinan dengan diterbitkannya serial buku komik mengenai kehidupan Nabi Muhammad SAW. Ihsanoglu mengatakan, diterbitkannya karikatur itu bertentangan dengan norma jurnalisme yang bertanggungjawab dan sama saja dengan pelecehan terhadap hak kebebasan berpendapat. Ia menambahkan, hasutan dan anjuran kebencian serta sikap tak toleran terhadap ajaran agama --yang ditandai oleh penerbitan karikatur tersebut-- adalah pelanggaran terhadap perangkat serta hukum hak asasi manusia internasional. Ia mengimbau majalah itu agar mematuhi semua ketentuan, terutama dalam konteks Uni Eropa, mengenai hasutan kebencian dan kekerasa, kata IINA --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis malam. Ihsanoglu juga mendesak pemerintah di Prancis agar melakukan tindakan yang sesuai terhadap majalah tersebut. Ia mendesak seluruh Muslim agar menahan diri dalam menghadapi hasutan itu. Ia kembali menyampaikan sikap dasar OIC mengenai pengembangan konsensus internasional tentang cara menghadapi aksi hasutan sengaja, dalam kerangka kerja Resolusi Dewan Hak Asasi Manusia. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
