
Padangpariaman Bangun Rumpon Tingkatkan Hasil Tangkapan Nelayan

Padangpariaman, (Antara) Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat (Sumbar), membangun rumpon (rumah ikan) di sepanjang pesisir pantai untuk tempat berimigrasinya ikan, sehingga dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Padangpariaman, Usman di Lubuk Alung, Kamis, mengatakan dengan adanya rumpon maka berbagai jenis ikan daerah lain akan berimigrasi ke tempat yang disediakan. "Dengan rumpon ini sekaligus akan menghindari terjadinya overfishing (kelebihan tangkap ikan) pada zona laut antara 0-4 mil, katanya. Ia menjelaskan, rumpon dibangun di wilayah dan titik-titik tertentu di sepanjang pesisir pantai. Rumpon akan menjadi tempat berlindung berbagai jenis ikan kecil dan ikan lain yang sedang memasuki masa kawin. "Saat ini DKP sedang membuat dua jenis rumpon, pertama rumpon sintetik yang terbuat dari bahan fiber dan satu lagi rumpon alami terbuat dari bahan anyaman bambu, katanya. Rumpon akan menjadi tempat berbagai jenis ikan untuk bertelur dan berkembangbiak tanpa adanya gangguan dari para pemangsa seperti, ikan hiu serta predator lainnya. Menurut data, hasil tangkapan ikan nelayan Padangpariaman rata-rata sekitar 36 ribu ton per tahun. Ini masih sedikit, karena mayoritas tangkapan ikan nelayan hanya terbatas pada zonal laut 0-4 mil. "Sedangkan pada daerah tangkapan luar zona 8-12 mil nelayan kita belum bisa disebabkan terbatasnya sarana dan peralatan tangkap, ujarnya. Padahal pada daerah tangkapan luar zona laut 8-12 mil ikannya banyak bisa mencapai jutaan ekor, terdiri atas berbagai jenis ikan seperti tuna, gambolo, garpu, dan lainnya. Pada daerah tangkapan ini banyak terjadi pencurian ikan, umumnya dilakukan nelayan dari luar daerah seperti Sibolga, Medan, Aceh bahkan nelayan dari luar negeri seperti Vietnam, katanya. (**/cpw4)
Pewarta: Inter
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
