Logo Header Antaranews Sumbar

Hasil Uji Labor Terduga Difteri Bukittinggi Negatif

Sabtu, 14 Maret 2015 08:22 WIB
Image Print

Bukittinggi, (Antara) - Berdasarkan hasil uji laboratorium, bocah laki-laki berusia 9 tahun berinisial S yang sebelumnya terduga difteri di Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), dinyatakan negatif. Kepala Dinas kesehatan Kota Bukittinggi, Syofia Dasmauli di BUkittinggi, Sabtu, menyebutkan sebelumnya bocah tersebut terdeteksi terduga defteri pada Selasa (3/3) saat masuk ke RSAM Bukittinggi. Berdasarkan laporan dari pihak rumah sakit memang korban terduga menderita difteri, hal itu dilihat dari gejala yang dialami pasien. Namun setelah dilakukan pemeriksan dan penelitian sampel swab (hapusan) mucosa hidung dan tenggorokan pasien yang dikirim ke laboratorium Padang dan pusat hasilnya negatif. "Hasil penelitian tersebut diterima pihak RSAM pada Jumat (13/3) siang," katanya. Ia mengaku bersyukur bahwasanya hasil uji labor menyatakan negatif difteri, sehingga dapat melegakan semua pihak baik itu masyarakat Kota Bukittinggi maupun pemerintah daerah. Sementara informasi yang diperoleh, pasien yang diduga difteri itu hingga hari ini kondisinya terus membaik. Bahkan menurut Syofia Dasmauli dari keterangan Direktur RSAM, pasien itu rencananya hari ini sudah diperbolehkan pulang. Pada kesempatan yang sama Direktur RSMA Bukittingi melalui Kasubag Humas Eriato membenarkan pasien terduga difteri sudah mendapatkan perawatan maksimal sesuai dengan prosedur. Untuk menangani pasien, pihak rumah sakit bekerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan Bukitinggi dan provinsi, terutama dalam melakukan penelitian dan pengujian di laboratorium. "Dari sampel yang dikirimkan telah diperoleh dan dinyatakan negatif difteri. Meski bersifat informasi hasil ini dapat mengurangi kewaspadaan masyarakat terhadap penularan penyakit mematikan ini di Bukittinggi," jelasnya. Hal senada juga disampaikan oleh dokter spesialis anak Metrizal. menurutnya hasil uji labor menyebutkan korban negatif difteri. Kesehatan pasien terduga suspect difteri ini mengalami kemajuan, tanda klinik pembekakan dan peradangan di tenggorokan juga telah berkurang, bahkan selera makan pasien saat ini sudah membaik. (*/cpw6)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026