
Dipo Alam Libur ke Aceh Serahkan Beasiswa

Jakarta, (ANTARA) - Meskipun dituduh melanggar Undang-Undang dan dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh anggota DPR Lily Wahid terkait tindakannya mengawal APBN, Sekretaris Kabinet Dipo Alam beserta keluarga memanfaatkan libur panjang ke Banda Aceh. "Soal laporan Lily Wahid, nggak saya pikirkan. Saya memanfaatkan hari libur dengan sesuatu yang bermanfaat," katanya di Jakarta, Kamis, sekembali dari perjalanan mengisi cuti bersama. Dalam kunjungan ke Aceh tersebut, Dipo Alam selaku pembina Yayasan Dandara Amal Indonesia memberikan beasiswa kepada 127 murid SD, SLTP, SLTA, dan mahasiswa di SMP Al Fatih, yang merupakan sekolah hasil kerja sama Pemerintah RI dengan Pemerintahan Turki. Hadir dalam kesempatan pemberian beasiswa ini antara lain Sekda Aceh T. Setia Budi, Deputi Administrasi Setkab Djadmiko, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Anas M. Adam, para pejabat di Banda Aceh, dan Kepala Sekolah serta para pengajar di SMP al Fatih. Dipo yang didampingi isteri juga bertemu dengan Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, guna membahas masalah pembangunan paska satu windu (delapan tahun) terjadinya gempa tsunami yang menerjang provinsi di ujung Barat Indonesia itu. Sebelumnya Dipo bersama keluarga juga menyempatkan berkunjung ke Kapal PLTD Apung yang terdampar di perkampungan, Gampong Punge, Blangcut, Banda Aceh, saat terjadi tsunami 8 (delapan) tahun lalu dari tempatnya semula di di Pantai Ulee Lhee, Banda Aceh, atau sekitar lima kilometer. Mereka menyempatkan diri berziarah dan berdoa di pemakaman massal korban tsunami di Ulee Lheu, Banda Aceh, dan mengunjungi Masjid Baiturrahman. Meski jadwalnya sangat padat, tidak nampak sedikitpun kerisauan di wajah Seskab Dipo Alam terkait dengan diadukannya dirinya oleh anggota DPR, Lily Wahid ke Bareskrim Mabes Polri. Seskab yang sebelumnya mengikuti perjalanan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Malaysia dan India, nampak bersemangat dan menikmati perjalanannya yang dilakukan menjelang sewindu peringatan bencana tsunami di Aceh. Namun, saat berdialog dengan Gubernur Aceh Zaini Abdillah, Dipo Alam menunjukkan wajah yang serius. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
