Logo Header Antaranews Sumbar

F-PPP DPRD BUKITTINGGI APRESIASI PANSUS

Senin, 27 Januari 2014 10:25 WIB
Image Print

Bukittinggi, (Antara) - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan(F-PPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat,menyampaikan apresiasi kepada Panitia Khusus (Pansus) yang telah dengan tekunserta sungguh-sungguh dalam melakukan pembahasan dua rancangan Peraturan Daerah(Perda) Kota Bukittinggi tentang Pajak Hiburan dan Retribusi Tempat KhususParkir.

Anggota DPRD Kota Bukittinggi dari F-PPP, Uneva Haryanto, SH,pada sidang paripurna pendapat akhir fraksi terhadap dua rancangan PeraturanDaerah (Perda) Kota Bukittinggi tentang Pajak Hiburan dan Retribusi TempatKhusus Parkir, mengatakan, bahwa tempat khusus parkir untuk Kota Bukittinggimerupakan penataan agar tertata parkir dengan baik dan guna menghindarikemacetan kendaraan.

Selain itu, kata dia, bagian berupaya dari Pemkot dalammemberikan pelayanan tempat Parkir dengan menyediakan tempat khusus Parkir,tempat parkir kendaraan bermotor.

Dengan berlakunya UU No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah danRetribusi Daerah dan karena sudah tidak sesuai dengan kondisi dan perkembangankeadaan saat ini, maka peraturan Daerah Kota Bukittinggi No. 04 Tahun 2004tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir perlu diganti dan disesuaikan dengan UUtersebut.

Sebagai kota yang sedang berkembang dan kota yang sudah cukup tuasarana dan prasarana yang memadai sesuai dengan standar sebuah kota tentudisesuaikan dengan visi dan misi kota Bukittinggi yang tertuang dalam RPJRND.

Bukittinggi yang merupakan salah satu kota wisata yang tentunyamempunyai sarana hiburan seiring dengan perkembangan zaman tentu banyak sekalibentuk bentuk hiburan yang semakin beragam pula.

Sehingga, kata dia, perlu merespon dan menyikapi secara bijakkarena kita tau segala sesuatu ada nilai positif dan negatifnya.

Untuk itu, lanjutnya, perlu dikaji secara dalam tentang penentuanpajak hiburan ini sesuai dengan UU No. 28 tahun 2009 bahwa pajak hiburan inimerupakan salah satu pajak yang dipungut oleh dearah dimana dapat dilihat adabeberapa aitem yang cocok dan tidak cocok dengan adat dan budaya. ****



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026