
F-PPP SAMPAIKAN TIGA HAL PENTING KE PEMKOT

Bukittinggi, (ANTARA) - Pandangan akhir Fraksi Partai Persatuan Pembangunan(F-PPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat(Sumbar), menyampaikan tiga hal penting kepada pemerintah kota setempat.
Tiga hal penting yang disampaikan F-PPP yakni Uneva Haryanto, Syahril Muchtar,Dewi Anggraini, SE, MM pada paripurna terhadap lima Rancangan Peraturan Daeraha(Ranperda) yakni Ranperda APBD tahun 2014, Ranperda Pajak Penerangan Jalan,Raperda Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran, Raperda Pengelolaan danRetribusi Menara Telekomunikas dan Ranperda Perubahan Ketiga Perda PenyertaanModal.
Pertama, disektor pendapatan asli daerah dalam catatan F-PPP pad pada dinasperhubungan terealisasi sejak tahun 2009 sampai realisasi 2012 belum menampakkanprestasi yang menggembirakan, terbukti pada realisasi 2012 hasil retribusiparkir tepi jalan hanya sekitar Rp400.767.000.
Sementara pengujian kendaraan cendrung pada angka yang sama setiap, tahunnyasekitar Rp269.221.500, sementara itu retribusi terminal terealisasi sebesarRp711.894.000. Hal itu menunjukkan belum profesionalnya dinas perhubungan dalammenggali serta meningkatkan PAD, maka harus menjadi dasar dinas perhubunganuntuk melangkah kedepan.
Kedua, pada DPKAD sebagai SKPD penghasil pendapatan asli daerah terbesar denganrealisasi pada tahun 2012 sebesar Rp30.254.841.117, telah membuktikan masihterdapatnya potensi PAD yang belum digarap secara professional. Untuk itu perlukiranya dinas terkait untuk memperbaiki kinerja clan sekaligus melengkapisumber daya manusia serta sarana prasarana untuk pencapaian target pada tahun2014 nantinya.
Ketiga, Dinas Pasar, F-PPP sangat menyayangkan realisasi tahun 2012 dimanahanya memberikan kontribusi PAD sebesar Rp3.977.763.575, atau dengan kinerjahanya sekitar 71.29 persen. Kondisi itu telah menjadi catatan tersendiri bagiF-PPP untuk melihat kedepan kinerja pada dinas tersebut.
F-PPP memberikan saran clan pendapat terhadap perubahan ketiga atas peraturandaerah No. 08 tahun 2010 tentang penambahan penyertaan modal daerah ke dalammodal PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat, dengan menilai telah memilikiprospek usaha yang bagus dan telah terbukti mampu bersaing dengan bank-bankumum lainnya di sumbar, dalam rangka meningkatkan penerimaan daerah clan memperkuatstruktur BUMD.
Pada sisi lainya, dengan adanya penambahan modal diharapkan kepada PT. BPDdapat meningkatkan kuncuran kredit kepada masyarakat dan memberikan bantuanpermodalan kepada pelaku usaha yang masih membutuhkan dengan bunga yang rendah,sehingga dapat mendorong ekonomi produktif di tengah-tengah masyarakatkhususnya masyarakat Kota Bukittinggi. ****
Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
