
DPRD-PEMKAB PASBAR BAHAS R-APBD TAHUN 2012 SECARA MERATHON

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Pasaman Barat secara marathon mulai melakukan pembahasan Rancangan APBD tahun 2012. Sebagai tahap awal, DPRD bersama Pemkab Pasaman Barat mulai melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Persiapan Penetapan Anggaran Sementara (PPAS) dan selanjutnya akan menyusul pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja daerah tahun 2012. Hal itu dikatakan Ketua DPRD Pasaman Barat, Antonius didampingi Wakil Ketua Syamsul Bahri di Simpang Ampek.. Menurutnya, dengan akan berakhirnya tahun ajaran 2011 maka pembahasan KUA-PPAS perlu segera dibahas bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada. Hal itu bertujuan agar pembahasan APBD tahun 2012 bisa berjalan cepat dan tidak berlarut-larut."Semakin cepat pembahasan APBD 2012 kita lakukan maka akan semakin baik karena jika penetapan APBD cepat maka pembangunan akan bisa cepat dilakukan. Sebagai tahap awal kita saat ini sedang membahas KUA-PPAS sebagai dasar penetapan APBD tahun 2012,"kata Antonius.Dijelaskannya, jajaran DPRD Pasaman Barat secara maraton telah melakukan pembahasan anggaran keuangan Pasaman Barat untuk tahun anggaran 2012. Pembahasan tersebut berlangsung beberapa hari ke depan, pembasan dilakukan di lembaga dewan dengan melibatkan segala unsur terkaitSebelunnya pemerintah daerah melalui Tim Anggaran Pemerintah daerah (TAPD) telah mengajukan rancangan anggaran dalam bentuk Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Persiapan Penetapan Anggaran Sementara (PPAS) dan Rancangan APBD 2012,"katanya.Lebih jauh dikatakan, rapat paripurna membahas KUA, PPAS dan rancangan APBD Pasaman Barat diharapkan berbagai tanggapan serta jawaban bupati terhadap KUA, PPAS dan RPABD Pasaman Barat akan tuntas pada beberapa hari ke depan.Untuk itu, katanya diharapkan kepada semua SKPD dapat mempersiapkan semua program yang akan dikerjakan pada tahun 2012 nanti. Sehingga jika program masing-masing SKPD telah ada maka pembahasan APBD akan semakin cepat. Pengalaman selama ini, SKPD sering lalai membuat program dan anggaran yang ada sehingga dalam pembahasannya akan lambat."Kami berharap kepada semua SKPD dapat membuat program yang jelas dengan anggaran yang rasional sehingga nantinya program tersebut benar-benar dirasakan masyarakat,"katanya.Selain akan mempermudah kinerja DPRD, jika pembahasan APBD cepat maka program pembangunan yang akan dilaksanakan juga akan cepat. Jika selama ini program baru bisa jalan hampir pertengahan tahun maka diharapkan tahun depan program bisa dimulai pada awal tahun."Apalagi saat ini Bupati Pasaman Barat sedang giat-giatnya ingin membenahi administrasi keuangan dan beberapa waktu lalu dapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK. Untuk itu diharapkan kedepannya Pasaman Barat memperoleh prediket Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),"harapnya.(ALTAS)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
