
11 Tewas Saat Tentara Yaman Bentrok dengan Warga Suku

Sanaa, (ANTARA/AFP) - Tentara Yaman Selasa meluncurkan serangan terhadap warga suku yang diduga berulang kali menyabotase pipa minyak di Yaman timur, yang kemudian memicu bentrokan menewaskan 11 orang, kata sumber-sumber suku. Mereka yang tewas termasuk tujuh warga suku dan empat tentara, kata sumber tersebut, yang menambahkan bahwa serangan militer itu terjadi di lembah Habab, 140 kilometer (87 mil) di timur ibu kota Sanaa, dan diluncurkan pada jam-jam awal pagi serta didukung oleh serangan udara. Warga suku menyerang kembali dengan granat roket, kata satu sumber itu. Tentara tidak segera mengkonfirmasi kematian empat prajuritnya. Menurut angka resmi, kerugian produksi akibat serangan terhadap pipa minyak di timur pemerintah kehilangan lebih dari satu miliar dolar AS pada tahun 2012, sementara itu ekspor minyak turun sebesar 4,5 persen. Satu sumber suku mengatakan kepada AFP bahwa serangan itu diarahkan tokoh terkemuka Salah bin Hussein al-Dammaj, yang diduga meledakkan pipa minyak beberapa kali untuk menekan pihak berwenang guna membayar 100 juta riyal (480.000 dolar AS) sebagai kompensasi tanah yang diklaim pemerintah ambil di Sanaa. Serangan-serangan terhadap jaringan pipa minyak dan gas oleh Al-Qaida atau oleh suku berusaha untuk mencabut konsesi pemerintah pusat di Yaman. Pada Juli, Menteri Perminyakan dan Mineral Hisham Abdullah mengatakan negara Semenanjung Arab yang miskin itu telah kehilangan lebih dari empat miliar (3,1 miliar euro) dalam pendapatan sejak Februari 2011 karena serangan-serangan itu. Yaman memproduksi sekitar 300.000 barel minyak per hari, yang sebagian besar adalah ditujukan untuk ekspor. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
