
Pemimpin Singapura Kutuk Serangan Terhadap Majalah Prancis

Singapura, (Antara/Xinhua-0ANA) - Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Kamis "mengutuk keras" serangan teroris di kantor majalah Charlie Hebdo di Paris, yang menewaskan 12 orang. Di facebook-nya, Lee mengatakan dia "terkejut mengetahui serangan brutal" itu, dan menambahkan bahwa ia telah menulis surat kepada Perdana Menteri Prancis Manuel Valls untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. "Ini adalah pengingat lain dari ancaman terorisme kepada seluruh masyarakat yang beradab, dan bahwa hal itu benar-benar salah untuk memohon agama untuk membenarkan kebiadaban tersebut," tulisnya. Presiden Singapura Tony Tan juga menulis surat kepada Presiden Prancis Francois Hollande untuk menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada korban dan keluarganya. Saat Prancis berduka korban, mungkin pelaku dibawa ke pengadilan dengan cepat, dan berharap yang terluka cepat sembuh," tulisnya. Wakil Perdana Menteri Teo Chee Hean, juga mengirimkan ucapan belasungkawa melalui facebook pada Kamis, mengatakan bahwa Singapura telah meningkatkan patroli keamanan dan pengawasan di bidang yang relevan. Dia menambahkan bahwa "warga Singapura juga dapat membantu dengan melaporkan kegiatan yang mencurigakan kepada pihak berwenang." (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
