
S&P 500 Capai Rekor Baru Sementara DOW

New York, (Antara/AFP) - Indeks S&P 500 naik tipis ke rekor tertinggi baru sedangkan Dow mengakhiri kenaikan beruntun tujuh hari pada Senin (Selasa pagi WIB), karena pasar ekuitas sebagian besarmengabaikan ketidakstabilan politik baru di Yunani. Indeks berbasis luas S&P 500 naik 1,80 poin (0,09 persen) menjadi ditutup pada 2.090,57, menandai rekor penutupan kedua berturut-turut. Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 15,48 poin (0,09 persen) menjadi berakhir di 18.038,23, sedangkan indeks komposit Nasdaq pada dasarnya datar, hanya bertambah 0,05 poin pada 4.806,91. Bursa saham di Inggris, Prancis dan Jerman bergerak ke wilayah positif setelah semula jatuh di tengah berita bahwa Yunani telah menuju pemilihan umum sela setelah parlemen gagal memilih pemimpin untuk ketiga kalinya, meningkatkan ketidakpastian tentang reformasi ekonomi negara di bawah program penyelamatan internasional. "Kami melihat beberapa potensi negatif bagi pasar yang berasal dari Yunani, tetapi sebagian besar tampak mengisolasi Yunani dan Eropa secara khusus," kata David Levy, manajer portofolio di Kenjol Capital Management. "Ada sedikit berita datang ke pasar yang diperdagangkan tipis." General Motors melonjak 2,6 persen setelah Cars.com meramalkan penjualan raksasa otomotif AS itu akan melonjak 10 persen pada Desember dibandingkan dengan tahun lalu, memperlihatkan penguatan industri secara luas karena harga bensin yang lebih rendah. Ford Motor naik 0,5 persen. Cars.com memproyeksikan penjualan Ford naik 3,8 persen. Manitowoc, yang mengoperasikan "crane" dan bisnis peralatan jasa makanan, melonjak 8,9 persen setelah aktivis Carl Icahn mengambil sekitar delapan persen saham di perusahaan itu. Perusahaan bioteknologi Gilead Sciences naik 3,7 persen karena mengumumkan perjanjian dengan Janssen untuk mengembangkan dan mengomersialkan rejimen baru untuk pengobatan HIV. Gilead akan memulai studi klinis di Uni Eropa pada bulan mendatang. Walgreens menguat 0,4 persen setelah para pemegang sahamnya menyetujui pengambilalihan saingannya dari Eropa Alliance Boots senilai 16 miliar dolar AS untuk membuat pemimpin global dalam bisnis apotek. Harga obligasi naik. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun pemerintah AS turun menjadi 2,21 persen dari 2,25 persen pada Jumat, sementara pada obligasi 30-tahun turun menjadi 2,78 persen dari 2,81persen. Imbal hasil dan harga obligasi bergerak terbalik. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
