Logo Header Antaranews Sumbar

HJK Bukittinggi Dimeriahkan Suguhan Tradisi Makan Bajamba

Rabu, 24 Desember 2014 08:09 WIB
Image Print

Bukittinggi, (Antara) - Peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke 230 tahun 2014, dimeriahkan dengan suguhan tradisi makan bajamba, usai sidang paripurna istimewa di auditorium Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Gulai Bancah, samping kantor Balaikota setempat, Selasa. "Sebanyak 230 jamba dari 24 kelurahan di kota itu dihantarkan untuk dihidangkan pada acara makan bajamba ini," kata Wali Kota Bukittinggi, Ismet Amzis, Selasa.Ia mengatakan, makan bajamba ini sudah jadi agenda rutin setiap tahun pada peringatan HJK Bukittinggi, dan ini sebagai salah satu wujud nyata dalam mempertahakan nilai-nilai tradisi dan ada budaya. Makan bajamba ini menyimpan makna yang luas di antaranya kebersamaan dan keharmonisan serta kekeluargaan yang kuat.Makan bajamba adalah salah satu tradisi Minangkabau yang biasa dilaksanakan pada upacara adat, pesta adat dan pertemuan-pertemuan penting lainnya.Menurut Ismet, makan bajamba merupakan makan bersama dalam sebuah piring besar (dulang). Hidangan tersedia cukup untuk 5 sampai 6 orang. Dalam dulang itu telah tersedia nasi dan lauk pauknya (sambalnya), semua itu memiliki makna tersendiri.Dengan makan bajamba ini akan tercipta rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Karena pembangunan yang dilakukan di Bukittinggi tidak terlepas dari peran masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang. Makan bajamba yang dilaksankan dengan upacara adat bersama Gubernur Sumbar, Walikota berserta jajaran SKPD, DPRD, tokoh-tokoh nasional beserta undangan lainnya menikmati hidangan makan bajamba adat Kurai Limo Jorong. Pada peringatan HJK sebelumnya, berbagai acara menyambut HJK, acara dilaksanakan meriah oleh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat, baik tingkat kelurahan, dan kecamatan.Ada acara perlombaan, kegiatan sosial, kegiatan keagamaan, olahraga, promosi produk unggulan daerah, pelayanan administrasi kependudukan jeput bola, pengobatan, penyuluhan, festival, pagelaran seni, dan permainan anak nagari, panggung hiburan rakyat, serta pelestarian nilai-nilai adat, dan budaya. (cpw)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026