Logo Header Antaranews Sumbar

Polisi Israel Tangkap Delapan Ekstrimis Anti-Arab

Senin, 22 Desember 2014 13:32 WIB
Image Print

Jerusalem, (Antara/AFP) - Polisi Israel menangkap delapan ektrimis Yahudi dari satu organisasi anti-rasis Arab Sabtu malam, kata juru bicara Minggu pagi, dalam tindakan kedua semacam yang menargetkan kelompok itu dalam sepekan. Para tersangka ditangkap dalam serangkaian penggerebekan di Israel tengah dan selatan, dan Tepi Barat yang diduduki, kata juru bicara polisi Luba Samri. Semua kedelapan orang adalah anggota Lehava, satu kelompok ekstrimis sayap kanan yang menentang terhadap fraternisasi antara Yahudi dan non-Yahudi yang dapat menyebabkan perkawinan. Kelompok ini telah dikaitkan dengan serangan pembakaran pada sekolah Yahudi-Arabbulan lalu. "Delapan tersangka yang menjadi anggota Lehava ditangkap dan ditahan selama penyelidikan atas dugaan pelanggaran yang melibatkan hasutan untuk melakukan tindakan kekerasan dan teror bermotif rasis," kata Samri dalam satu pernyataan. Penggerebekan berlangsung di Gianyar dan Rishon LeZion dekat Tel Aviv, di kota selatan Netivot, di Yerusalem, dan di pemukiman Beitar Illit di Tepi Barat. Dalam perkembangan terpisah, lima pemuda Yahudi - empat di antaranya anak di bawah umur - dijemput di sebuah taman di Jerusalem semalam karena membawa dua pisau komando dan obeng saat mereka mengumpulkan batu untuk menyerang orang-orang Arab, kata polisi. Selasa lalu, polisi menangkap 10 anggota Lehava dalam penyergapan di seluruh Israel dan Tepi Barat. Di antara mereka adalah pemimpin kelompok itu, Bentzi Gopstein, yang tinggal di pemukiman di kota selatan Hebron. Gopstein dan dua lainnya dibebaskan untuk tahanan rumah pada Jumat, kata Samri. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026