
RSUD Padang Agar Wujudkan Pelayanan Terbaik

Padang, (Antara) - Pinjaman dana sebesar Rp83,703 miliar dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) untuk pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Rasidin agar dimanfaatkan maksimal agar RS itu dapat mewujudkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. "Pemkot Padang agar dapat memanfaatkan dana pinjaman ini semaksimal mungkin untuk mewujudkan RSUD dapat memberikan layanan kesehatan terbaiknya," kata anggota Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Padang, H Yendril di Padang, Sabtu. Menurut dia, dalam pelaksanaan pengembangan RSUD tersebut maka dalam pembangunan fisiknya Pemkot Padang agar memilih kontraktor yang profesional dan memiliki kualitas. Hal itu dibutuhkan agar pelaksanaan pembangunan fisik RSUD dapat menghasilkan bangunan yang berkualitas dan "finising" yang bagus, ujarnya. Lebih lanjut ia menyebutkan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang diinginkan masyarakat Kota Padang, maka Pemkot Padang tidak saja menyiapkan fisik bangunan dan sarananya, tetapi juga harus menyiapkan tenaga medis yang profesional sera sesuai kompetensinya. "Semua ituagar tercipta pelayanan prima," tambahnya. Sebelumnya PIP Kementerian Keuangan RI memberi pinjaman Rp83,3 miliar kepada Pemkot Padang, untuk membiayai pengembangan RSUD dr Rasidin Padang. Kepala PIP Kementerian Keuangan RI, Soritaon Siregar menyebutkan penandatangan pinjaman tersebut telah dilakukan beberapa hari lalu antara Kepala PIP dengan Wali Kota Padang, H Mahyeldi. Menurut dia, latar belakang pinjaman itu untuk membantu RSUD dr Rasidin mengatasi persoalan banjir yang dialami RSUD tersebut. Untuk itu, PIP memberikan perhatian khusus terhadap perhatian khusus terhadap proses perencanaan pembangunan aliran pembuangan air di RSUD dr Rasidin. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Padang sesuai dengan tujuan utama pembangunan ini dalam mendukung penerapan Undang Undang (UU) Sistim Jaminan Sosial Nasional, tambahnya. Ia menjelaskan pinjaman ini telah melalui proses analisis kelayakan, baik dari sisi proyek dan Pemkot Padang sendiri dan dipastikan memenuhi persyaratan umum pinjaman daerah. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
