
Pemkab Padangpariaman Bantu Modal Usaha Keluarga Nelayan

Padangpariaman, (Antara) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat (Sumbar) memberikan bantuan modal usaha kepada keluarga nelayan untuk mengurangi beban ekonomi pascakenaikan harga BBM oleh pemerintah. "Sulitnya mendapatkan BBM jenis solar untuk melaut, telah berdampak kepada menurunnya hasil tangkapan ikan nelayan sehingga mempengaruhi ekonomi keluarga mereka," kata pejabat DKP Padangpariaman, Sandy Waldi di Pariaman, Rabu. Ia mengatakan, pasokan BBM ke nelayan saat ini sangat terbatas, apalagi di SPBU para nelayan harus meminta surat rekomendasi dulu untuk mendapatkan BBM. Kondisi ini telah membuat para nelayan tidak bisa melaut, kalau pun ada yang bisa, BBM yang dibawa terbatas sehingga hasil tangkapan ikan jauh berkurang. Ia mengatakan, bantuan dana tersebut merupakan upaya dari Pemkab untuk meringankan beban ekonomi nelayan, karena aktivitas penangkapan ikan yang terganggu. "Bantuan yang diberikan berupa modal usaha dengan jumlah disesuaikan dengan jenis usahanya. Modal itu dapat dimanfaatkan untuk berjualan seperti goreng-gorengan, beternak, dan lainnya, kata dia. Ia mengungkapkan, hasil tangkapan ikan per Oktober 2014 mencapai 36,3 ton. Sementara pada November hasil tangkapan ikan turun drastis, diduga sebagai imbas kenaikan BBM dan cuaca yang buruk, katanya. Pemkab Padangpariaman kata dia, selalu berupaya mencarikan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi para nelayan. Untuk kondisi ini, bantuan modal ini merupakan salah satu solusi yang dapat diberikan. (**/mg)
Pewarta: Inter
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
