Logo Header Antaranews Sumbar

Dinkes Jakarta Siaga Hadapi Dampak Banjir

Jumat, 21 November 2014 13:05 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta bersiaga menghadapi dampak bencana banjir yang mulai melanda beberapa tempat di Ibu Kota. "Kami menyiapkan semua keperluan untuk mengantisipasi dampak banjir terhadap kesehatan warga, seperti perlengkapan, obat-obatan, tenaga kesehatan, serta sarana dan prasarana penanggulangan penyakit," kata Kadis Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati di Jakarta, Jumat. Selain itu, dia melanjutkan pihaknya juga telah menyiagakan posko-posko kesehatan yang nantinya akan melayani di titik-titik pengungsian akibat banjir. "Posko-posko ini berfungsi memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan sesegera mungkin kepada masyarakat korban banjir," ujar dia. Dien mencontohkan pada banjir yang terjadi baru-baru ini di Jakarta Timur, pihaknya mendirikan posko kesehatan di gedung Suku Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Hermina. Selain itu Dinas Kesehatan juga membangun posko kesehatan di tempat pengungsian warga Jakarta Selatan akibat banjir di wilayah tersebut. Namun menurut dia, pada hari ini beberapa posko kesehatan tersebut mulai dinon-aktifkan karena jumlah pengungsi berkurang seiring ketinggian air yang mulai surut. Sebelumnya pada Kamis (20/10), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan sebanyak 487 orang warga di wilayah Jakarta Timur mengungsi akibat banjir yang ketinggiannya mencapai 400 centimeter. Adapun warga yang mengungsi berasal dari Kelurahan Kampung Pulo (430 orang) dan Bidara Cina (57 orang). Selain Jakarta Timur, banjir juga merendam wilayah Jakarta Selatan tepatnya di permukiman warga di wilayah Pancoran dan Pasar Minggu dengan rentang ketinggian 30 - 100 centimeter. Menurut BPBD, banjir di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan terjadi karena debit air yang meninggi di Bendung Katulampa dan Pintu Air Depok. Ketinggian air di Bendung Katulampa dan Pintu Air Depok terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah Puncak, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (19/11) sore. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026