Logo Header Antaranews Sumbar

Enam Perawat Tewas dalam Serangan Terakhir Terhadap Pekerja Medis Tiongkok

Kamis, 20 November 2014 15:11 WIB
Image Print

Beijing, (Antara/Reuters) - Tujuh orang, termasuk enamperawat, ditikam sampai mati di satu asrama rumah sakit di Tiongkok utara Kamis, dalam serangkaian serangan terbaru terhadap pekerja medis. Seorang administrator rumah sakit adalah di antara mereka yang tewas dan beberapa perawat lainnya terluka parah dalam serangan itu, seperti dilaporkan kantor Xinhua. Rumah sakit di Beidaihe itu adalah resor pantai dekat dengan Beijing yang disukai oleh anggota senior Partai Komunis yang berkuasa. Seorang tersangka telah ditahan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut, menurut laporan Xinhua. Satu serentetan serangan terhadap dokter dan perawat dalam dua tahun lalu telah mendorong kementerian kesehatan untuk memberikan tingkat keamanan yang lebih baik di rumah sakit. Sementara pemerintah telah menggenjot produksinya belanja kesehatan, rumah sakit sering kewalahan dengan pasien. Para dokter juga dibayar kurang layak, yang mengarah kepada korupsi dan kecurigaan bahwa staf lebih tertarik dalam membuat uang dengan resep obat yang tidak perlu dan pengobatan dibandingkan merawat orang sakit. Banyak warga Tiongkok lainnya tidak mampu membayar biaya perawatan kesehatan meskipun upaya pemerintah untuk menyediakan jaring pengaman dasar, yang juga mendorong serangan di masa lalu. Data kementerian menunjukkan bahwa serangan kekerasan diarahkan pada para dokter dan petugas kesehatan lainnya dalam bentuk pemukulan, ancaman, penculikan, pelecehan verbal dan pembunuhan mencapai 17.243 kasus pada tahun 2010, tahun terakhir data tersebut tersedia. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026