Logo Header Antaranews Sumbar

Pejabat Tinggi Militer AS di Irak Bahas Perang Melawan IS

Sabtu, 15 November 2014 17:44 WIB
Image Print

Baghdad, (Antara/AFP) - Ketua Gabungan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, Jenderal Martin Dempsey, Sabtu tiba di Irak untuk membahas perluasan perang melawan kelompok garis keras Negara Islam (IS), kata pejabat tinggi AS. Dempsey terbang untuk mengadakan pembicaraan dengan "pejabat politik dan keamanan Irak mengenai tahap berikut gerakan untuk mengalahkan IS," kata Brett McGurk, utusan nomor dua AS untuk persekutuan memerangi kelompok jihad itu, di Twitter. AS mulai meningkatkan upaya perlawanannya terhadap IS, dengan Presiden Barack Obama mengumumkan rencana untuk menyebarkan hingga 1.500 lebih personel militer AS ke negara itu untuk memberikan nasihat dan melatih pasukan Irak, meningkatkan total tentara menjadi 3.100. Satu koalisi yang dipimpin AS yang melakukan serangan udara terhadap IS di Irak, tempat kelompok jihad mempelopori serangan kilat yang menguasai sebagian besar wilayah daratan Sunni Daratan Arab pada Juni. Kelompok ini juga memiliki wilayah yang signifikan di Suriah. Pasukan keamanan Irak tampil buruk di hari-hari awal serangan yang dipimpin IS, ketika beberapa divisi runtuh dan kelompok-kelompok itu menyita dalam jumlah besar peralatan militer. Tetapi dibantu oleh serangan udara, dukungan dari milisi Syiah dan suku Sunni, dan bantuan dari penasihat internasional, pasukan Baghdad telah mulai membuat kemajuan. Irak merebut kembali kota utara strategis Baiji pada Jumat, yang terbesar itu, telah direbut kembali sejak konflik dimulai. Baiji terletak di jalan menuju kota besar kedua dan kubu IS Mosul, dan penangkapan ini semakin mengisolasi gerilyawan yang menguasai kota Tikrit, ke selatan. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026