Logo Header Antaranews Sumbar

PSTI Rombak Susunan Timnas

Selasa, 14 Oktober 2014 14:15 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia merombak susunan pemain tim nasional setelah gagal menyumbangkan medali emas pada Asian Games 2014 di Incheon. "Sekitar 40 persen atlet yang turun di Asian Games didegradasi dan dikembalikan ke daerah," kata Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PSTI Lukman Husain di Jakarta, Selasa, ketika ditanya mengenai evaluasi pasca Asian Games. Ia mengemukakan, keputusan itu diambil berdasarkan hasil evaluasi pengurus besar beserta tim manajer dan pelatih Asian Games beberapa waktu lalu. Evaluasi ini menyoroti kegagalan timnas meraih target satu emas dan hanya mampu merealisasikan tiga perunggu meskipun menjadi salah satu kekuatan sepak takraw di kancah internasional bersama Thailand dan Malaysia. PB PSTI juga tidak menjamin atlet yang menyumbangkan medali Asian Games akan tetap memperkuat timnas berdasarkan hasil evaluasi tersebut. "Perombakan timnas ini menjadi suatu keharusan untuk bangkit kembali mengejar ketertinggalan, terutama dari Thailand. PSTI menyadari regenerasi harus dilakukan dengan banyak memberikan kesempatan kepada atlet usia muda," kata dia. Terkait nama-nama atlet yang dicoret dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas), menurut Lukman belum bisa diumumkan karena PB PSTI belum mengeluarkan surat resminya. "Surat segera dikirimkan ke sejumlah pengurus provinsi bagi atletnya yang dipanggil karena pekan depan sudah harus di Jakarta untuk persiapan Asian Beach Games (ABG)," ujar dia. Timnas Sepak Takraw akan mengikuti ABG di Phuket, Thailand, 14-23 November 2014 sebelum fokus pada persiapan mengikuti SEA Games 2015 di Singapura. Pada ABG, Timnas akan turun pada empat nomor yakni dua nomor putra dan dua nomor putri dengan target satu medali emas. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026