Logo Header Antaranews Sumbar

PBB Menyeru Diakhirinya Kekerasan di Bangui

Sabtu, 11 Oktober 2014 17:50 WIB
Image Print

PBB, (ANtara/AFP) - Dewan Keamanan PBB, Jumat, menyeru diakhirinya kekerasan yang melanda ibukota Republik Afrika Tengah, Bsngui, dan mengutuk pembunuhan seorang penjaga perdamaian Pakistan di dekat Bangui. Setelah berbulan-bulan relatif tenang, Bangui sekali lagi dilanda pertempuran sektarian yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada Jumat. Dalam sebuah pernyataan penuh, 15 anggota Dewan Keamanan mengutuk serangan yang terjadi pada Kamis terhadap konvoi pasukan Pakistan dan Bangladesh yang bertugas dalam misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah. Serangan itu menewaskan satu penjaga perdamaian dan melukai delapan lainnya. Dewan kemudian "menyatakan keprihatinan mereka tentang kebangkitan kembali aksi kekerasan selama beberapa hari terakhir di Bangui dan menyerukan diakhirinya kekerasan tersebut." Peristiwa itu adalah kematian petugas penjaga perdamaian pertama dalam misi yang dimulai bulan lalu di Republik Afrika Tengah. Misi PBB mengambil alih mandat pasukan yang dipimpin Afrika yang dikirim setelah kudeta pada Maret 2013 membawa negara itu ke dalam pertumpahan darah dan kekacauan. (*/sun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026