
Sumsel Siap Bangun "Stemcell Center" 2015

Palembang, (Antara) - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan akan membangun pusat sel punca (stemcell center) mulai tahun depan dengan masa pembangunan diperkirakan sekitar 3-5 tahun. "Tujuannya agar provinsi ini tak tertinggal bahkan memiliki keunggulan di bidang kesehatan," kata Gubernur pada Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-19 tingkat Provinsi Sumatera Selatan 2014 di Palembang, Senin. Persiapannya selain berupa pengadaan berbagai fasilitas juga pertukaran tenaga ahli dengan Inggris dan Jerman, ujarnya. "Ini bukan proyek ambisius, ini masih dalam jangkauan. Kita prihatin banyak orang Indonesia berobat ke Singapura padahal dokter-dokter terbaik banyak yang berasal dari Indonesia, " katanya. Pada Peringatan Hakteknas itu, Alex Noerdin menawarkan hadiah umroh bagi para pemenang anugerah iptek 2014 itu. "Bagi yang Kristen boleh pilih ke Romawi atau Yerusalem, yang Hindu ke India dan yang Buddha boleh ke Bukit Siguntang (di Sumsel)," kata Gubernur berkelakar. Ia mengatakan, penghargaan sejenis ini sangat bagus untuk mamacu inovasi di Sumsel, karena dengan inovasi suatu bangsa bisa mencapai kemajuan yang diharapkan. Para penerima Anugerah Iptek Sumsel 2014 itu antara lain Prof Filli Pratama PhD dari Unsri yang memenangkan kategori Inventor Teladan karena keunggulannya memiliki 11 paten sejak 2006 hingga 2013. Selain itu anugerah juga diberikan kepada Dr Helmi Harris dan Saleh Al Amin ST sebagai Inovator terbaik kategori Akademisi, Olen Janua, Detha Meirina dan Kiagus Achmad Siddiq dari STMIK MDP Palembang sebagai Inovator Terbaik kategori mahasiswa. Selain itu, Jery Octavianus dari SMAN Sumsel untuk Inovator Terbaik kategori SLTA dan Sangkut Sugianto dari Desa Rantau Nipis Kabupaten OKUS sebagai Inovator Terbaik kategori masyarakat umum. Sementara itu, Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah Sumsel Ekowati Retnaningsih mengatakan, sejak 2011 Sumsel telah memberi hadiah umroh kepada 45 inovator peraih anugerah dan beberapa inovator lainnya diberangkatkan ke Yerusalem. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
