Logo Header Antaranews Sumbar

Tanggapan Putin Soal Kiev Dipelintir

Selasa, 2 September 2014 16:30 WIB
Image Print

Moskow, (Antara/Reuters/AFP) - Tanggapan Presiden Vladimir Putin bahwa Rusia dapat merebut ibu kota Ukraina, Kiev, dalam dua pekan diberitakan di luar kaitan, kata kantor berita Itar-Tass mengutip pembantu kebijakan luar negeri Kremlin pada Selasa. Kantor berita itu mengutip keterangan Yuri Ushakov, yang menyatakan bahwa kata tersebut diucapkan atau tidak, kutipan tersebut diambil di luar kaitan dan memiliki makna sama sekali berbeda. "La Repubblica" Italia melaporkan pada pekan ini bahwa Putin mengatakan kepada Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso dalam percakapan telepon, "Jika mau, saya bisa mengambil Kiev dalam dua pekan." Tanggapan itu dilaporkan disampaikan Barroso kepada pemimpin dalam temu puncak Eropa Bersatu pada pekan lalu. Presiden Ukraina Petro Poroshenko pada Senin menuduh Rusia melakukan serangan langsung dan terang-terangan, yang mengubah keseimbangan medan laga saat pasukan Kiev gagal mengalahkan pemberontak. Moskow membantah keterlibatan langsung pasukannya dalam perang di Ukraina. Putin pada Minggu menyerukan perundingan langsung tentang kenegaraan Ukraina selatan dan timur. Tass mengutip keterangan Ushakov, yang mengecam Barroso, dengan menyatakan tidak benar dan tidak bijaksana menyampaikan rincian percakapan tersebut. "Jika itu dilakukan, maka menurut saya, tokoh politik itu tidak berharga," katanya. Putin pada Senin menuduh Eropa mengabaikan tentara Ukraina menyasar langsung warga di bagian timur negara itu. Tentara Ukraina secara langsung mengarahkan langsung tembakannya ke daerah perumahan dan sayangnya, banyak negara, termasuk di Eropa, memilih tidak melihatnya, katanya dari kota Siberia timur, Yakutsk, dalam tanggapan disiarkan di televisi Rusia. Putin menyatakan tujuan gerakan pemberontak adalah melindungi warga. "Tujuan pasukan pemberontak adalah mendorong mundur tentara dan senjata berat, sehingga mereka tidak bisa menembaki daerah permukiman," katanya. Dalam beberapa hari belakangan, Putin berulang kali menyerukan pembicaraan hakiki Kiev dengan perwakilan warga dari Ukraina timur membahas penyelesaian kemelut itu. Perwakilan dari Kiev, Moskow dan OSCE dijadwalkan berkumpul pada Senin di Minsk untuk pertemuan yang disebut Kelompok Perhubungan Ukraina, tapi tidak jelas apakah perwakilan pemberontak hadir. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026