Logo Header Antaranews Sumbar

Pejabat Tinggi: AS Percepat Bantuan Militer ke Kurdi Irak

Jumat, 8 Agustus 2014 17:04 WIB
Image Print

Washington, (Antara/Reuters) - Amerika Serikat mempercepat bantuan militer ke pasukan "peshmerga" Kurdi Irak, kata pejabat tinggi AS, Kamis, melengkapi peluru kendali Hellfire, peluru, dan peluru anti-tank, yang telah dikirimkan kepada pasukan keamanan Irak. "Kami mempercepat bantuan kepada Kurdi," kata pejabat itu kepada wartawan. Pejabat tersebut, yang berbicara tanpa disebut jatidirinya, tidak menjelaskan apa jenis bantuan, yang akan diberikan kepada Angkatan Bersenjata Kurdi. Pada Kamis, Prancis juga mengatakan pihaknya siap untuk mendukung pasukan wilayah otonomi Kurdi dari Irak utara guna memblokir kemajuan gerilyawan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), meskipun sumber diplomatik menambahkan tidak ada bantuan militer dalam agenda ini. "Prancis mengangankan dukungan yang bersifat teknis dan tidak ada bantuan militer dibicarakan dengan sungguh-sungguh dalam agenda itu," kata satu diplomatik kepada Reuters. Presiden Prancis Francois Hollande berbicara di telepon denganMasoud Barzani, presiden wilayah Kurdi, dan keduanya setuju untuk bekerja sama, kata kantor Hollande dalam satu pernyataan. Namun para pejabat menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut. "Mereka menekankan keinginan mereka untuk bekerja sama untuk memblokir ofensif ISIS di timur laut Irak," katanya. Kepala negara menegaskan bahwa Prancis siap untuk mendukung pasukan yang terlibat dalam laga ini. Para pejabat Turki mengatakan Kamis bahwa ribuan warga Irak, kebanyakan dari mereka berasal dari etnis minoritas Yazidi, telah melarikan diri ke perbatasan Turki terlebih dahulu dan para pejuang Negara Islam menjadi menguasai wilayah yang dikendalikan oleh Kurdi Irak. Para pejuang jihad mengambil alih kota Kristen Irak terbesar Qaraqosh dan sekitarnya Kamis dan mengirim puluhan ribu warga panik melarikan diri ke arah wilayah otonomi Kurdistan, kata para pejabat dan saksi. (*/WIJ)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026