Logo Header Antaranews Sumbar

Pemantau: 85 Tentara Suriah Tewas Dalam Serangan Jihad

Sabtu, 26 Juli 2014 20:37 WIB
Image Print

Beirut, (Antara/AFP) - Setidaknya 85 tentara Suriah tewas saat pelaku jihad Negara Islam (IS) bergerak maju ke posisi yang dikuasai rezim di provinsi utara Raqa, kata satu kelompok pemantau, Sabtu. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan nasib sekitar 200 tentara lainnya masih belum diketahui, ketika serangan IS memaksa tentara pemerintah ditarik kembali pada Jumat lambat. Divisi 17 basis telah jatuh dari kontrol militer tetapi "jihadis memiliki tidak pindah ke situs karena takut serangan udara ", kata Direktur kelompok yang berpusat di Inggris itu, Rami Abdel Rahman. IS kehilangan setidaknya 28 pejuang jihadnya, katanya. Observatorium mengatakan lebih dari 50 tentara dieksekusi, 19 lebih tewas dalam serangan bunuh diri ganda dan setidaknya 16 orang lainnya meninggal dalam serangan yang diluncurkan IS awal Kamis. "Ratusan tentara yang masih hidup mundur pada Jumat ke tempat-tempat yang aman - baik ke desa-desa terdekat yang penghuninya menentang IS atau di sekitar Brigade 93 - tetapi nasib sekitar 200 lainnya masih belum diketahui," kata Abdel Rahman. "Beberapa pasukan dieksekusi dengan cara dipenggal kepalanya, dan tubuh mereka terputus dengan kepala yang dipajang di kota Raqa," kubu yang ditakuti IS, katanya. Serangan pada Divisi 17 terjadi kurang dari dua pekan setelah menewaskan 270 penjaga keamanan IS, karyawan dan paramiliter anggota Pasukan Pertahanan Nasional selama serangan jihad di lapangan gas di Homs, Suriah tengah. Pada Jumat, Komisi Penyelidikan PBB di Suriah mengatakan, para pejuang IS dituduh melakukan kekejaman dan diperkirakan akan ditambahkan ke daftar PBB sebagai terdakwa kejahatan perang. (*/sun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026