
Presiden Sudan Dukung Gaza Melawan Agresi Israel

Khartoum, (Antara/KUNA-0ANA) - Presiden Sudan Omar Al-Bashir menegaskan bahwa negaranya dan semua unsur etnis serta agama mendukung rakyat Palestina dalam melawan agresi Israel. Dalam pidatonya pada acara makan malam yang diselenggarakan oleh Gereja Koptik di Khartoum, Sabtu, Al-Bashir mengatakan "kita melihat ke depan, Muslim dan Kristen, untuk hari di mana Yerusalem dibebaskan dari pendudukan yang tidak adil dan membebaskan tempat-tempat suci Islam dan Kristen dari cengkeraman agresi yang kejam." Ia menambahkan, bahwa mereka berdiri bersama melawan agresi brutal Israel terhadap anak-anak, perempuan, dan orang-orang tua yang berdaya di Jalur Gaza yang menewaskan 134 orang, dan melukai lebih dari 940 lainnya. Sementara itu Dewan Keamanan PBB, Sabtu, mendesak Israel dan Hamas untuk segera mengakhiri pertikaian mereka di Gaza dan meminta kedua pihak untuk menghormati "aturan-aturan hukum kemanusiaan internasional" serta menghentikan aksi-aksi yang bisa menghilangkan nyawa para korban. Dalam deklarasi yang dicapai dengan suara bulat, kelima belas negara anggota Dewan Keamanan PBB meminta krisis di Gaza, yang telah menewaskan ratusan orang, itu diredakan dan mengimbau pihak-pihak terkait untuk kembali ke "gencatan senjata November 2012 yang tenang dan memulihkan." Dewan menyatakan "sangat khawatir" terhadap "perlindungan dan kesejahteraan warga sipil di kedua pihak." Dewan Keamanan juga mengimbau Israel dan Palestina kembali ke meja perundingan "dengan tujuan untuk mencapai perjanjian perdamaian yang menyeluruh berdasarkan penyelesaian masalah dengan konsep dua-negara." Dewan mengeluarkan deklarasi tersebut di tengah laporan bahwa delapan warga Palestina lagi-lagi terbunuh dalam serangkaian serangan Israel di Jalur Gaza, Sabtu. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
