
BNI Syariah Edukasi Calon TKI Kelola Keuangan

Jakarta, (Antara) - BNI Syariah bekerja sama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia akan memberikan edukasi pengelolaan keuangan syariah kepada calon tenaga kerja Indonesi, TKI, dan TKI Purna. Pelatihan juga diberikan kepada calon TKI saat mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja, kata kata Direktur Utama BNI Syariah Dinno Indiano di Jakarta, Jumat. "Alhamdulillah terima kasih atas kepercayaan yang diberikan BNP2TKI mengikutsertakan BNI Syariah untuk mengedukasi para TKI menggunakan layanan perbankan syariah khususnya BNI Syariah, insya Allah kami siap mengelola amanah ini," katanya. Sementara itu, Kepala BNP2TKI Gatot Abdullah Mansyur menyambut gembira atas dukungan BNI Syariah bagi para TKI. Menurutnya, selama ini TKI identik dengan hal nestapa dan menyedihkan seperti deportasi, melakukan kejahatan dll padahal banyak TKI atau purna TKI yang membawa uang ke tanah air dan dijadikan modal untuk membuka usaha di tanah air. "Kami erharap ke depan BNI Syariah dapat juga membiayai calon tenaga kerja yang akan berangkat tentunya dengan margin pembiayaan yang terjangkau," ujar Gatot. Kinerja BNI Syariah di akhir Mei 2014, aset pada kisaran Rp16,864 triliun (tumbuh 35,25 persen yoy dari sebelumnya Rp12,469 triliun), pembiayaan sebesar Rp12,904 triliun (tumbuh 41,72 persen yoy dari sebelumnya Rp9,105 triliun) dengan total DPK Rp14,662 triliun (tumbuh 34,82 persen yoy dari sebelumnya Rp10,875 triliun). Laba bersih mencapai Rp54,416 miliar. Jumlah outlet yang dimiliki mencapai 284 outlet terdiri dari 64 Kantor Cabang, 161 KCP, 17 KK 20 Payment Point dan 22 BLG/mobil layanan gerak). "Insya Allah TKI akan dimudahkan oleh layanan yang hasanah dari BNI Syariah. Sampai saat ini jumlah nasabah kami di luar negeri khususnya Hong Kong mencapai 11.000 nasabah. Tentunya dengan dukungan ATM baik di dalam negeri/di luar negeri, internet banking atau pun sms banking, mengirim uang dari luar negeri ataupun sebaliknya akan mudah dan cepat. Bagi TKI pun diuntungkan karena dapat mengelola keuangannya secara mandiri dan terpantau dengan baik," kata Dinno. (*/WIJ)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
