
AMPI Minta DPP Golkar Anulir Pemecatan Kader

Jakarta, (Antara) - Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) meminta DPP Partai Golkar segera menganulir pemecatan terhadap tiga orang kader parpolnya yang berbeda pandangan dalam Pilpres 2014. "Ini sikap otoriter DPP Partai Golkar, kami menolak pemecatan tersebut. Kami meminta DPP Partai Golkar menganulir keputusan dan merehabilitasi hak mereka," kata Ketua Umum DPP AMPI Dave Laksono, dalam konferensi pers pernyataan sikap AMPI di Jakarta. Kamis. Dave mengatakan hukuman pemecatan yang dilayangkan DPP Partai Golkar kepada tiga kader yakni Agus Gumiwang Kartasasmita, Nusron Wahid dan Poempida Hidayatullah karena ketiganya mendukung Joko Widodo dan Jusuf Kalla, telah mematikan nilai demokrasi dalam internal Golkar. AMPI sebagai organisasi Partai Golkar, menurut Dave, menilai sumbangsih ketiga kader itu besar bagi partai. "Mereka merupakan ikon Golkar. Pak Agus Gumiwang merupakan salah satu kader mud terbaik, pak Nusron sebagai Ketua Umum GP Anshor telah menyumbang 250.000 suara bagi partai dalam pemilu legislatif lalu, dan pak Poempida juga telah berjuang dan berbakti kepada partai," ujar dia. Dave mengatakan perbedaan pendapat wajar terjadi dalam partai. AMPI, kata dia, menyesalkan sikap DPP Partai Golkar itu. Wakil Ketua Umum DPP AMPI Wahyu Sofiadi mengatakan pihaknya bakal melayangkan surat pernyataan sikap AMPI kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam waktu dekat. Isi dari surat pernyataan sikap itu antara lain; Menolak surat pemberhentian tiga kader Golkar karena prosesnya tidak sesuai aturan yang berlaku di partai dan harus batal demi hukum; Meminta DPP Partai Golkar mencabut dan mengembalikan hak-hak kader itu sesuai AD/ART dalam waktu sesingkat-singkatnya; dan, apabila kedua poin itu tidak diindahkan, AMPI akan menempuh langkah organisasi, termasuk menempuh jalur hukum. Sejumlah kader Golkar, di antaranya Nusron, Poempida dan Agus Gumiwang, dipecat oleh DPP Partai Golkar melalui surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dan Sekjen Golkar Idrus Marham. Ketiganya dipecat dari keanggotaan partai karena mendukung pasangan Jokowi-JK, atau tidak sesuai dengan keputusan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie yang mendukung Prabowo-Hatta. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
