Logo Header Antaranews Sumbar

Prabowo: Saat Cawapres Mega, HAM Tidak Dipersoalkan

Kamis, 12 Juni 2014 14:34 WIB
Image Print
Calon Presiden Prabowo Subianto. (Antara)

Palembang, (Antara) - Calon Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan saat dirinya menjadi Calon Wakil Presiden Megawati pada 2009, soal Hak Asasi Manusia tidak pernah dipersoalkan dan berbeda dengan Pilpres 2014. "Waktu jadi Cawapres Megawati kok gak dipersoalkan," katanya seusai melakukan kampanye di Palembang, Kamis. Karena itu, ia meminta kepada peserta Pilpres 2014 jangan hanya mau menang dengan segala cara. "Itu tidak baik," katanya. Ia menambahkan dirinya selama 16 tahun tidak kemana-mana ada di tanah air. "Saya memenuhi panggilan Dewan Kehormatan Perwira, saya juga datang ke mahkamah militer," katanya. "Saya bertanggung jawab, tapi itu sudah ada prosesnya," tandasnya. Ia juga menyatakan praktik kampanye hitam selama ini, kemungkinan calon yang maju tidak percaya diri dengan programnya sendiri. Dikatakan, mencaci maki masa lalu justru menunjukkan tidak adanya percaya diri. "Mungkin sifatnya ke arah kurang baik," katanya. Ia menambahkan demoraksi itu berarti maju ke rakyat dan sampaikan aspirasi ke rakyat serta serahkan kepada rakyat untuk mengambil keputusan. Saya tidak akan melayani (kampanye hitam), semuanya diserahkan ke rakyat. Rakyat tidak sebodoh yang diperkirakan," katanya. Pemilu Presiden dan Wapres 9 Juli 2014 diikuti oleh dua capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026