Pengamat: Tak Ada Jaminan Duet Jokowi-JK Harmonis
Sabtu, 19 April 2014 21:11 WIB
Jakarta, (Antara) - Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing berpendapat tak ada jaminan duet Joko Widodo (Jokowi)- Jusuf Kalla (JK) dapat berjalan harmonis selama lima tahun karena apabila keduanya terpilih untuk memimpin bangsa Indonesia.
"Tak ada jaminan keduanya harmonis ke depan, bahkan konflik atau pemakzulan di tengah masa jabatan Jokowi dianggap terbuka," ujar pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, ada ketimpangan kemampuan yang bisa dilihat, bahwa jika dinilai JK pada nilai 9 dari segi pengalaman dan kemampuan. Sedangkan Jokowi nilainya 7 atau 7,5.
"Hubungan Jokowi-JK bila nantinya jadi presiden dan wakil presiden diprediksi tidak akan langgeng," kata dia.
Berdasarkan pengalaman politik, lanjutnya, JK lebih mumpuni dan sudah malang melintang di internal Golkar, sementara Jokowi terbilang masih muda dan kalah jauh dari JK.
"Ada tiga variabel, pertama Jokowi latar belakang pendidikannya kehutanan mikro sedangkan Jusuf Kalla sudah ahli perencanaan makro," ujar dia.
Kedua, ia mengatakan, Jusuf Kalla lebih memiliki pengalaman dan kepemimpinan atau leadership yang kuat dibanding Jokowi. Sehingga hal tersebut membuka ruang keduanya terjadi konflik jika memimpin.
"Tipikal antara Jokowi dan Jusuf Kalla berbeda. Bila Jokowi lebih kuat akan budaya Jawa, ewuh pakewuh dan tak eksplisit, berbeda dengan Jusuf Kalla yang sosoknya no contek, apa adanya dan blak-blakan," ujar dia.
Ketiga, ia mengatakan, dari segi usia, Jokowi lebih muda dibandingkan JK sehingga hal tersebut menjadi hambatan psikologis yang menyebabkan keduanya bisa tak harmonis.
"Jokowi usianya lebih muda, JK lebih tua. Ini menjadi hambatan psikologis yang menyebabkan keduanya bisa tak harmonis. Jokowi pemimpin muda, rasa sungkannya kuat," ujar dia. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tak serumit yang dibayangkan, warga buktikan urus sertipikat tanah sendiri lebih mudah
05 May 2026 17:29 WIB
Jumat (24/04/2026) harga emas Antam tak bergerak tetap di Rp2,805 juta per gram
24 April 2026 9:11 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018