Mari Pangestu: Caleg Perempuan harus Tingkatkan Kualitas
Selasa, 18 Maret 2014 17:55 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Mari Elka Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menilai calon anggota legislatif (caleg) perempuan harus meningkatkan kualitas diri agar mampu mewakili dan memperjuangkan suara kaumnya di parlemen.
"Kita harus mengisi kuota keterwakilan perempuan itu dengan caleg-caleg yang berkualitas berdasarkan kinerja dan performa," kata Menparekraf Mari Elka Pangestu di Jakarta, Selasa.
Ia menilai saat ini tingkat keterwakilan perempuan di parlemen sudah jauh lebih baik ketimbang parlemen di masa lalu.
Namun, ia menginginkan keterwakilan itu tidak sekadar terisi secara jumlah tapi juga diikuti peningkatan kualitas yang harus lebih baik.
"Banyak yang harus dilakukan juga untuk mendorong dan menyiapkan teman-teman perempuan yang sedang mencalonkan diri untuk duduk di parlemen ini," katanya.
Dari pengalamannya sebagai menteri yang banyak berinteraksi dengan wakil-wakil rakyat di parlemen dalam 10 tahun terakhir, Mari menilai ada banyak peningkatan kualitas dan kinerja perempuan di parlemen.
"Pengalaman saya bekerja sama dengan Komisi X, suara-suara yang bagus sebagian dari perempuan," katanya.
Ia berharap ke depan, akan lebih banyak anggota legislatif perempuan yang mampu meningkatkan kualitas dirinya sehingga dapat memperjuangkan hak perempuan di parlemen.
Berdasarkan Sensus Penduduk 2000, jumlah perempuan Indonesia mencapai 101.625.816 jiwa atau sekitar 51 persen dari total populasi di negeri ini.
Walaupun keterwakilan perempuan mengalami peningkatan setiap Pemilu, namun jumlahnya masih di bawah angka kritis 30 persen.
Pada pemilu 1999 keterwakilan perempuan di parlemen hanya 9 persen, kemudian meningkat menjadi 10 persen pada pemilu 2004 dan berhasil meraih 18 persen keterwakilan di parlemen pada 2009.
Capaian keterwakilan perempuan Indonesia di parlemen itu juga merupakan yang terbesar di antara negara-negara mayoritas Islam di dunia.
Pada Pemilu 2014 keterwakilan perempuan diperkirakan bisa berkisar 20 hingga 30 persen sehingga diperlukan upaya agar mereka bisa lebih mengenalkan diri ke masyarakat. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Olimpiade Tokyo - Arif Dwi Pangestu tersisih di babak eliminasi panahan
27 July 2021 13:50 WIB, 2021
Bank Dunia tunjuk mantan Menteri Perdagangan RI Mari Elka Pangestu sebagai Direktur Pelaksana
10 January 2020 10:40 WIB, 2020
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018