Priyo dan Hari Tanoe Mampu Saingi Jokowi
Minggu, 2 Februari 2014 19:26 WIB
Jakarta, (Antara) - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso yang juga Ketua Partai Golkar dan politisi Partai Hanura Hary Tanoesoedibyo memiliki elektabilitas menyaingi Gubernur DKI Jakarta Jokowi yang juga politisi PDI Perjuangan.
Hasil survei dari Political Communication Institute yang diumumkan di Jakarta, Minggu, juga menyebutkan nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang juga politisi dari PDI Perjuangan mampu menyaingi elektabilitas Jokowi bila dicalonkan sebagai presiden atau wakil presiden untuk Pemilu 2014.
Hasil survei bertemakan "Pemimpin Indonesia, Mencari Pesaing Jokowi" menempatkan tiga besar politikus muda parpol di tempat teratas, yaitu Tri Rismaharini meraih 19,1 persen suara responden, Priyo 18,5 persen, Hary Tanoesoedibyo 10,8 persen.
Sedangkan dari kalangan nonpartai politik, sejumlah tokoh yang disebut-sebut mampu menyaingi Jokowi dalam survei itu adalah Menteri BUMN Dahlan Iskan dengan perolehan 18,7 persen suara responden, Ketua DPD RI Irman Gusman (11,9%), Anggota BPK RI Ali Masykur Musa (11,2%), mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD (10,7%), dan Menteri Perdagangan yang telah mengundurkan diri Gita Wirjawan (8,7%).
Direktur Polcomm Institute Heri Budianto mengatakan hasil survei itu baru gambaran awal tentang potensi yang dimiliki sejumlah tokoh untuk bersaing dengan Jokowi, baik dari kalangan parpol maupun di luar parpol.
Diakui Heri, nama-nama itu belum akan bersaing ketat jika ditarungkan dengan Jokowi tetapi setidaknya dengan melihat gambaran awal surveinya, sebenarnya ada potensi figur-figur muda untuk bersaing dengan Jokowi.
"Kita lihat bagaimana nanti perkembangan dari perilaku pemilih," kata Heri.
Mencuatnya nama Risma karena memiliki karakter sama dengan Jokowi yaitu berprestasi, sederhana dan suka "blusukan".
Sementara Priyo Budi Santoso karena merupakan figur yang tampil apa adanya, sederhana, bersahaja, dan masih muda.
"Jadi ada beberapa karakter orang yang memang masyarakat suka." kata Heri.
Karakter tersebut, menurut dia, dalam beberapa hal mirip dengan karakter yang dimiliki Jokowi.
Survei dilakukan terhadap 1.200 orang yang tersebar di 33 provinsi.
Pelaksanaan survei dilakukan Desember 2013 hingga Januari 2014.
Secara keseluruhan survei ini menempatkan sepuluh nama tokoh parpol yang punya elektabilitas tinggi untuk menyaingi Jokowi.
Dua nama tokoh lainnya adalah Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra yang mengantongi 9,7 persen suara responden dan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani yang meraih 9,6 persen suara. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gelar raker, LPTQ Padang fokus bahas strategi pembinaan berjenjang qori dan qoriah
14 February 2026 17:45 WIB
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Sabtu (14/02/2026)
14 February 2026 4:37 WIB
Malut United jamu Persijap Jumat (13/2/2026) dan pengaruhnya ke posisi Semen Padang FC
13 February 2026 17:36 WIB
Pemkot Padang Tegaskan Komitmen Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Ramadan
13 February 2026 17:29 WIB
Kasi Pengendalian dan Penanganan Sengketa Kantor Pertanahan Pasaman hadiri sidang Perdata di PN Lubuk Sikaping
13 February 2026 9:45 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018