PAN Nilai Hatta Rajasa Figur Kuat Presiden 2014
Senin, 20 Januari 2014 14:11 WIB
Hatta Rajasa. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Intan Fitriana Fauzi menilai Hatta Rajasa memiliki modal kuat sebagai figur Presiden RI 2014 karena pengalamannya di dunia politik dan keberhasilannya selama menjabat Menko Perekonomian.
Dari semua kandidat capres yang saat ini ada, figur Hatta Rajasa memiliki modal yang kuat untuk menjadi capres pada Pemilu 2014. Hatta memenuhi semua kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin bangsa Indonesia saat ini, kata Intan melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.
Intan mengatakan salah satu keunggulan Hatta yakni keberhasilannya membawa perekonomian Indonesia "on the track" dengan tingkat pertumbuhan diatas negara-negara ASEAN.
Bahkan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh diatas enam persen disaat negara ASEAN lainnya terpuruk, ujar dia.
Selain itu, Intan yang juga merupakan caleg DPR Dapil Jawa Barat VI, meyakini bahwa tingginya nilai jual Ketua Umum PAN Hatta Rajasa juga terletak pada pengalamannya sebagai pejabat publik sejak awal era reformasi maupun pengalamannya di ranah politik.
Menurut dia, pengalaman Hatta di pemerintahan memudahkan Hatta mengelola birokrasi dan menjalankan kepemimpinan nasional.
Demikian juga dengan pengalaman politiknya yang panjang akan memudahkannya dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan beragam kekuatan politik lintas partai.
Kemampuan Hatta dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan beragam kelompok kepentingan menjadi salah satu daya jual yang tidak dimiliki capres lain. Beragam modal ini tidak dimiliki oleh Capres lainnya, ujar dia.
Intan menekankan bahwa Indonesia membutuhkan seorang pemimpin yang memiliki kualitas kepemimpinan negarawan mengingat tantangan yang dihadapi bangsa ke depan sangat berat.
Masyarakat harus menggunakan hak politiknya dengan baik sehingga dapat menjadi tiket memilih pemimpin yang mampu membawa kehidupan yang lebih adil dan sejahtera untuk lima tahun mendatang, kata dia.
Dia mengatakan Indonesia membutuhkan pemimpin yang mempunyai visi membangun ke depan, serta memiliki rekam jejak yang baik dan teruji integritasnya.
Masyarakat jangan salah memilih pemimpin karena terkecoh oleh canggihnya pencitraan. Pemimpin Indonesia yang akan datang harus memiliki berkepribadian matang dan memahami rakyat, selain itu figur pemimpin harus berwawasan strategis dan berpikiran global serta mampu mengakomodir berbagai kepentingan negara maupun dunia, ujar dia. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kantor Pertahan Pasaman gelar persiapan pembaruan peta zona nilai tanah 2026
10 February 2026 19:22 WIB
DPRD Agam nilai pengadaan mobil dinas kepala daerah tak pas kondisi bencana
04 February 2026 18:00 WIB
Wawako Sawahlunto dorong penguatan pendidikan Al-Quran berbasis pemahaman nilai
30 January 2026 8:52 WIB
Masyarakat nilai pelayanan pertanahan Kementerian ATR/BPN semakin cepat dan informatif
22 January 2026 13:22 WIB
Sejalan dengan progul, Wawako Maigus Nasir nilai PORSEMA II dorong peningkatan kompetensi guru
15 January 2026 14:00 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018