Jakarta (ANTARA) - Pembalap Marc Marquez mengungkapkan masih menahan pembicaraan pembaruan kontrak dengan timnya saat ini Ducati Lenovo.

Jawara dunia musim 2025 tersebut saat ini masih terikat kontrak dengan Ducati Lenovo hingga akhir musim 2026. Kepastian untuk tetap bertahan di tim pabrikan Italia tersebut saat ini masih berada di tangan Marc yang belum ingin meneken perpanjangan kontrak meski sudah terdapat pembicaraan.

"Tentang kontrak bahwa Ducati, saya telah mencapai kesepakatan beberapa poin. Seperti yang saya sampaikan di konferensi pers saya berbicara kepada Ducati untuk menunggu beberapa saat," ujar Marc Marquez dikutip dari laman MotoGP, Jumat.

Pembalap asal Catalunya, Spanyol ini mengatakan bahwa momen saat ini masih belum tepat untuk membicarakan pembaruan kontraknya.

Menurut Marc kondisi fisiknya yang baru pulih dari cedera harus menjadi fokus utamanya saat ini karena ia tak ingin memaksakan kondisi fisik dan terus berkendara dan bersaing di MotoGP 2026.

"Saat ini saya sedang dalam kondisi yang baru pulih dari cedera dan saat kami berbicara mengenai masa depan mungkin momen yang tepat adalah ketika saya sudah merasa nyaman untuk berkendara kembali," kata juara dunia tujuh kali tersebut.

Sebelumnya Marc memang memberikan sinyal bahwa cedera-cedera yang telah dialaminya selama ini sangat mempengaruhi kondisi fisiknya saat berkendara.

Bahkan pembalap bernomor 93 tersebut tak menutup kemungkinan dalam waktu dekat jika kondisi fisiknya sudah tidak memungkinkan lagi maka ia akan segera pensiun dari lintasan.

Memulai seri pembuka di MotoGP Thailand, Marc harus puas dengan hasil yang kurang menjanjikan setelah gagal finis karena permasalahan ban pada balapan utama di Chang International Circuit, Buriraram, Minggu lalu.

Saat ini Marc tengah bersiap untuk tampil dalam MotoGP Brasil yang berlangsung di Sirkuit Autodromo Ayrton Senna, Golania, pada 23 Maret.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Marc Marquez masih tahan pembicaraan pembaruan kontrak dengan Ducati