Jakarta (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Jakarta Timur menjelaskan kronologi kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang pelajar saat mengendarai sepeda motor di Jalan Matraman Raya, dekat JPO Berlan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Senin pagi.

"Korban bernama ASP (17) saat itu mengendarai sepeda motor bernomor polisi B 4677 SGL dari arah selatan menuju utara. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB," kata Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Darwis menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, korban melaju seperti biasa di jalur tersebut.

Namun, saat melintas di dekat Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Berlan, motor yang dikendarainya diduga menghantam lubang di badan jalan.

"Korban melaju dari arah selatan menuju utara. Saat melintas di dekat JPO Berlan, kendaraan korban diduga terkena lubang sehingga kehilangan kendali," ujar Darwis.

Akibat benturan tersebut, korban terjatuh dan terpental di badan jalan. Saat kejadian, korban diketahui tidak menggunakan helm sehingga mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah.

Warga sekitar yang melihat kejadian langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Timur kemudian tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas melakukan pengamanan area, memeriksa kondisi korban, serta mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Akibat kejadian tersebut pengendara mengalami luka pada bagian wajah dan kepala, kemudian meninggal dunia di TKP," ujar Darwis.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Jakarta Timur, untuk dilakukan visum et repertum.

Hingga saat ini, Unit Yanmas Laka Tim II Satlantas Polres Metro Jakarta Timur masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta melengkapi administrasi penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Darwis mengimbau, para pengendara untuk selalu memperhatikan kondisi jalan, menjaga kecepatan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Diketahui, seorang pelajar meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin pagi, yang diduga akibat jalanan rusak.

"Di sini sudah sering (terjadi kecelakaan), mungkin karena tambalan jalan (berlubang), jadi rawan," kata salah seorang warga sekitar yang bernama Ardhi di Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, saat arus lalu lintas masih relatif sepi.