Padang Panjang (ANTARA) - Penerimaan murid baru di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2025-2026 untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) Sebanyak 702 siswa dengan 32 rombongan belajar (rombel) dan 1.012 siswa Sekolah Tingkat Pertama (SMP)

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang Nasrul, saat dikonfirmasi terkait penerimaan murid baru tahun pelajaran 2025-2026 di kota itu, Senin.

“Jika dilihat dari SPMB tahun ini jumlah peserta didik baru, sedikit turun dari tahun pelajaran sebelumnya 2024-2025, dimana untuk tingkat SD peserta didik baru sebanyak 736 siswa dan 1.020 siswa tingkat SMP,” kata Nasrul.

Menurut dia, kekurangan sekitar 34 siswa didik baru SD dan 12 siswa didik baru SMP, disebabkan jumlah usia masuk sesuai tingkatan baik kelas 1 maupun kelas 7.

“Memang usia anak yang masuk usia kelas 1 dan kelas 7 ini berkurang. Intinya jumlah peserta didik sesuai usia, jadi memang ketersediaan anak ditingkat kota yang berkurang tahun ini, dan persentase kekurangannya pun cukup kecil,” jelas Nasrul.

Menurut dia untuk pemerataan, Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, membuka 1 rombel masing-masing SD dan mengidentifikasi data tampung di SMP dengan tidak mengalih fungsikan ruang penunjang seperti ruang Pustaka, Labor dan lainnya sebagai ruang belajar.

Sementara itu Kepala Sekolah SD 04 Kebun Sikolos Kecamatan Padang Panjang Barat, Junaidi, S.Pd Dt Mulia, menyebutkan pada tahun 2025, SD yang dipimpinnya hanya memiliki 15 siswa didik baru.

“Pada pendaftaran murid baru melalui aplikasi ada 9 orang yang mendaftar dan alhamdulillah sampai saat ini sudah berjumlah 15 orang siswa didik baru, walaupun sesuai peraturan Kementerian Pendidikan satu lokal maksimal 28 orang,” kata Junaidi.

Dengan kelebihan dan keunggulan yang dimiliki SD 04 Kebun Sikolos, Junaidi tetap optimis mengedepankan Iman dan Taqwa (Imtaq), Iman dan Teknologi (Imtek) bagi siswa didiknya. Hal ini dibuktikan dengan prestasi yang di raih SD 04 dan salah satu siswanya juga akan berlaga Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Sumbar akhir Juli ini.