Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi III DPR Habiburokhman memahami langkah kepolisian yang menangkap seorang mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial SSS karena unggahan meme menyangkut kepala negara, tetapi mahasiswi itu masih bisa dibina.
Dia mengatakan gambar yang diunggah oleh SSS yang menyinggung kepala negara itu sangat tidak tepat karena tidak senonoh. Menurut dia, gambar yang diunggah SSS itu berisi Presiden Ke-7 Republik Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya sendiri sebenarnya sangat sedih melihat gambar tersebut. Namun demikian, di sisi lain kami melihat adik mahasiswi tersebut masih muda dan masih sangat mungkin bisa dibina," kata Habiburokhman dalam keterangan video yang diterima di Jakarta, Senin.
Untuk itu, sebagai ketua komisi yang membidangi urusan penegakan hukum di DPR RI, dia pun mengajukan diri sebagai penjamin agar penahanan SSS ditangguhkan. Dia pun sudah mengirim surat berkop resmi DPR RI yang ditujukan ke Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Dalam surat itu, dia pun menjamin bahwa SSS tidak akan melarikan diri, menghilangkan dan merusak barang bukti, dan tidak akan mengulangi kembali perbuatannya. Dia pun menjamin penangguhan penahanan itu tidak akan menghambat proses penegakan hukum.
Menurut dia, mahasiswi tersebut masih bisa diajak berkomunikasi yang baik dan dibuat mengerti bahwa tindakan yang dia lakukan sangat tidak baik dan tidak pas.
Dia pun yakin Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo adalah sosok yang bijaksana.
"Kami memahami situasi yang sulit dilakukan oleh Kapolri, kami juga yakin adik mahasiswi tersebut bisa segera ditanggungkan penahanannya," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komisi III paham alasan polisi tangkap mahasiswi ITB tapi bisa dibina
Arti pembinaan dan dibina dalam penegakan hukum
Senin, 12 Mei 2025 12:08 WIB
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman (tengah) saat memberikan keterangan kepada media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/4/2025). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi/aa.
Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Semen Padang Dukung Pemulihan Ekonomi di Huntap Kampung Talang melalui Kolaborasi Program Pertanian Regeneratif ITB--Unand
16 jam lalu
ITB ulas peran FTTH dan mobile broadband untuk percepat akses digital Indonesia
07 April 2026 18:07 WIB
BPJS Kesehatan rangkul mahasiswa sosialisasikan Program JKN di Bukittinggi
15 September 2025 11:51 WIB
Prof. Tatacipta Dirgantara, Rektor Baru ITB Periode 2025--2030: Kilas Balik Proses Pemilihan dan Harapan Baru Dunia Pendidikan
22 January 2025 13:48 WIB, 2025