Lubukbasung (ANTARA) - Bupati Agam, Sumatera Barat Benni Warlis menyiapkan program 100 hari kerja yang merupakan langkah untuk membangun daerah itu kedepan. 

"Program 100 hari kerja itu kita jalankan dan setelah itu bakal kita evaluasi nantinya," kata Benni Warlis di Lubuk Basung, Senin. 

Ia mengatakan program 100 hari kerja berupa meningkatkan iman dan taqwa bagi masyarakat terutama generasi muda yang mana mereka melaksanakan shalat lima waktu di masjid dan mushala, sehingga tempat ibadah menjadi ramai. 

Untuk mencapai itu, diawali oleh orang tua mereka terutama yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan memberikan surat edaran dalam rangka meningkatkan iman dan tagwa. 

Dengan cara itu, maka ASN akan jadi contoh bagi masyarakat lain dan mereka akan mengikuti nantinya. 

"Momen Ramadhan ini sangat tepat untuk melaksanakan program 100 hari tersebut," katanya. 

Ia menambahkan program selanjutnya berupa sawah pokok murah disetiap nagari atau desa di Agam. 

Lalu menertibkan harga pupuk tingkat petani sesuai Harga Enceran Termurah (HET), karena ini masalah mendasar. 

Setelah itu menginvetarisir irigasi tersier dan sekunder yang mengalami rusak di 16 kecamatan. 

Irigasi yang rusak tersebut bakal diusulkan ke pemerintah pusat untuk memperbaiki, karena APBD Agam tidak mencukupi.

"Kementrian Pertanian dan Kementerian PU meminta untuk menginventarisir semua jaringan, karena program Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan dan anggaran pusat cukup besar dalam mendukung ini," katanya. 

Sementara Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal menambahkan program 100 hari fokus di bidang pertanian.

Tetapi juga di bidang lainnya seperti, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Maka dari itu, kedepan akan koordinasi dengan kepala dinas yang ada.

"Kita eminta mereka untuk mengekspos program kedepan seperti apa," katanya.