Bupati Dharmasraya tinjau pembangunan pasar rakyat modern
Senin, 24 Juni 2024 9:52 WIB
Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat meninjau pasar rakyat. (Antara/HO-Komimfo Dharmasraya)
Pulau Punjung (ANTARA) - Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, meninjau perkembangan pembangunan pasar rakyat modern Dharmasraya, di Kecamatan Sungai Rumbai, Senin (24/6).
Dalam kunjungan tersebut, Sutan Riska disambut salah seorang manager kontraktor PT. Adhi Persada Gedung, Joko.
Peninjauan tersebut dimaksudkan dalam rangka monitoring dan evaluasi, sekaligus untuk memastikan pasar rakyat yang dibangun di areal seluas lima Hektare tersebut berjalan sebagaimana mestinya.
Di hadapan Sutan Riska, Joko memaparkan progres pembangunan gedung saat ini sudah mencapai 16 persen dari 21 persen target bulan ini.
Joko memaparkan, dalam pengerjaan proyek pihaknya sedikit mengalami kendala eksternal, dimana cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Dharmasraya sejak awal tahun menyebabkan pembangunan sedikit meleset dari target.
Sementara pada saat bersamaan, berlangsung pula pengerjaan proyek lain yakni peningkatan kualitas ruas jalan lintas Sumatera di Sungai Rumbai. Dimana selama pelaksanaan proyek tersebut diberlakukan jalan buka tutup, yang menyebabkan lalu lintas material proyek pembangunan pasar modern sedikit terkendala.
Meski demikian, pihaknya optimis pembangunan proyek dapat diselesaikan sesuai target yang ditetapkan yakni pada akhir tahun 2024.
Menanggapi hal tersebut Sutan Riska bersama pemerintah daerah menyatakan siap membantu kendala yang dihadapi kontraktor demi tercapainya target pembangunan sebagaimana mestinya.
"Pihak kontraktor kalau ada kendala di lapangan silakan berkomunikasi dengan kami. Sepanjang itu masih dalam wilayah kewenangan kami, tentu kami siap membantu," ujar Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu.
Di sisi lain, meski pembangunan Pasar Modern Kabupaten Dharmasraya di Sungai Rumbai mempunyai tenggat waktu sampai akhir tahun 2024, Sutan Riska mengingatkan agar semua pihak yang terlibat untuk memperhatikan kualitas pekerjaan.
"Jangan sampai gara-gara mengejar target pelaksanaan kualitas diabaikan,” wantinya.
Sedangkan kepada para pekerja proyek Sutan Riska berpesan agar memperhatikan kesehatan serta tetap mengutamakan keselamatan.
Pembangunan Pasar Rakyat Mordern Kabupaten Dharmasraya di Sungai Rumbai merupakan salah satu tugas tambahan yang berikan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pembangunan pasar rakyat di Sungai Rumbai diperkirakan akan menelan biaya hampir Rp85 miliar, yang dikerjakan oleh PT Adhi Persada Gedung, dan akan beroperasi pada Tahun 2025.
Pasar Rakyat Modern Kabupaten Dharmasraya di Sungai Rumbai diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi di kawasan pintu masuk Provinsi Sumbar itu ke depan.
Dalam kunjungan tersebut, Sutan Riska disambut salah seorang manager kontraktor PT. Adhi Persada Gedung, Joko.
Peninjauan tersebut dimaksudkan dalam rangka monitoring dan evaluasi, sekaligus untuk memastikan pasar rakyat yang dibangun di areal seluas lima Hektare tersebut berjalan sebagaimana mestinya.
Di hadapan Sutan Riska, Joko memaparkan progres pembangunan gedung saat ini sudah mencapai 16 persen dari 21 persen target bulan ini.
Joko memaparkan, dalam pengerjaan proyek pihaknya sedikit mengalami kendala eksternal, dimana cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Dharmasraya sejak awal tahun menyebabkan pembangunan sedikit meleset dari target.
Sementara pada saat bersamaan, berlangsung pula pengerjaan proyek lain yakni peningkatan kualitas ruas jalan lintas Sumatera di Sungai Rumbai. Dimana selama pelaksanaan proyek tersebut diberlakukan jalan buka tutup, yang menyebabkan lalu lintas material proyek pembangunan pasar modern sedikit terkendala.
Meski demikian, pihaknya optimis pembangunan proyek dapat diselesaikan sesuai target yang ditetapkan yakni pada akhir tahun 2024.
Menanggapi hal tersebut Sutan Riska bersama pemerintah daerah menyatakan siap membantu kendala yang dihadapi kontraktor demi tercapainya target pembangunan sebagaimana mestinya.
"Pihak kontraktor kalau ada kendala di lapangan silakan berkomunikasi dengan kami. Sepanjang itu masih dalam wilayah kewenangan kami, tentu kami siap membantu," ujar Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu.
Di sisi lain, meski pembangunan Pasar Modern Kabupaten Dharmasraya di Sungai Rumbai mempunyai tenggat waktu sampai akhir tahun 2024, Sutan Riska mengingatkan agar semua pihak yang terlibat untuk memperhatikan kualitas pekerjaan.
"Jangan sampai gara-gara mengejar target pelaksanaan kualitas diabaikan,” wantinya.
Sedangkan kepada para pekerja proyek Sutan Riska berpesan agar memperhatikan kesehatan serta tetap mengutamakan keselamatan.
Pembangunan Pasar Rakyat Mordern Kabupaten Dharmasraya di Sungai Rumbai merupakan salah satu tugas tambahan yang berikan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pembangunan pasar rakyat di Sungai Rumbai diperkirakan akan menelan biaya hampir Rp85 miliar, yang dikerjakan oleh PT Adhi Persada Gedung, dan akan beroperasi pada Tahun 2025.
Pasar Rakyat Modern Kabupaten Dharmasraya di Sungai Rumbai diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi di kawasan pintu masuk Provinsi Sumbar itu ke depan.
Pewarta : Isril Naidi
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Antisipasi pencurian kendaraan bermotor selama Ramadhan, Satreskrim Polres Dharmasraya optimalkan ini
12 February 2026 16:44 WIB
Korda MBG Muhammadiyah Dharmasraya kunjungi penerima manfaat terpapar MBG, Ketua : bentuk dukungan moral
11 February 2026 4:14 WIB
Perkuat pengawasan internal, Bupati Dharmasraya tunjuk jaksa jabat inspektur daerah
10 February 2026 13:00 WIB
OVOP Dharmasraya diluncurkan, dorong produk unggulan desa dan daya saing UMKM
20 January 2026 13:35 WIB
Survei Polstra: Kepemimpinan perempuan Annisa--Leli diterima publik, 75,6 persen warga Dharmasraya puas
08 January 2026 6:56 WIB
Resmikan Samsat Nagari di Dharmasraya, Wagub Vasko : Wajib permudah masyarakat bayar pajak
07 January 2026 19:59 WIB
Bupati Dharmasraya berpesan tak perlu kirim karangan bunga ulang tahun, diganti bibit tanaman
30 December 2025 16:45 WIB