Pemkab Pessel kirim personil damkar ke Kabupaten Tanah Datar
Jumat, 17 Mei 2024 9:19 WIB
Kabid Damkar, Syawaluddin, dan Kabid Perda, Nofrizal Chan, saat melakukan pelepasan di Pos Damkar Painan ketika melakukan pelepasan Rabu (15/5). (ANTARA/HO-Diskominfo Pessel)
Painan (ANTARA) - Guna melakukan misi kemanusiaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadaman Kebakaran (Satpol-PP dan Damkar) kirimkan satu regu personil pemadam kebakaran ke Kabupaten Tanah Datar.
Personil tersebut nantinya akan bergabung dengan tim SAR dan lainnya selama bersama di daerah tersebut. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Satpol-PP dan Damkar Pessel, Soni Eldo, dengan didampingi Kabid Damkar, Syawaluddin, dan Kabid Perda, Nofrizal Chan, saat melakukan pelepasan di Pos Damkar Painan ketika melakukan pelepasan Rabu (15/5).
Dijelaskannya bahwa upaya itu dilakukan untuk membantu proses evakuasi terhadap warga yang menjadi korban bencana banjir bandang yang melanda daerah itu pada tanggal 11 Maret 2024 lalu. Sebab akibat hujan deras yang melanda Sumbar ketika itu, beberapa kabupaten/kota mengalami musibah bencana banjir bandang, termasuk juga Kabupaten Tanah Datar.
"Misi ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pessel dalam menjalankan aksi kemanusiaan sebagai mana yang diarahkan oleh Bapak Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar. Ada sebanyak 5 personil berikut 1 unit mobil pemadam kebakaran yang kita kirimkan dalam misi kemanusiaan ini," katanya. Dalam kesempatan itu dia juga memberikan arahan kepada seluruh personil yang akan diberangkatkan untuk tetap mengedepankan etika, safety dan menerapkan SOP dalam penyelamatan serta melakukan koordinasi dan pelaporan ke pihak penanggungjawab di lokasi bencana.
Personil yang diberangkatkan dengan menggunakan 1 unit mobil pemadaman kebakaran tersebut juga didukung dengan perlengkapan lainnya. "Melalui kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk memberikan support dan doanya semoga proses evakuasi dan penyelamatan terlaksana dengan baik, dan seluruh personil juga selalu dalam lindungan Allah SWT," ujarnya .
Dia juga berharap semoga masyarakat yang menjadi korban dan terdampak bencana banjir dan longsor di daerah tersebut selalu diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. "Perlu juga saya jelaskan bahwa kita akan selalu siap siaga untuk melakukan penambahan personil bila memang diperlukan. Sebab kita juga pernah merasakan berapa sulitnya ketika bencana alam terjadi sebagaimana juga kita alami pada tanggal 7 Maret 2024 lalu di daerah ini," tutupnya.
Personil tersebut nantinya akan bergabung dengan tim SAR dan lainnya selama bersama di daerah tersebut. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Satpol-PP dan Damkar Pessel, Soni Eldo, dengan didampingi Kabid Damkar, Syawaluddin, dan Kabid Perda, Nofrizal Chan, saat melakukan pelepasan di Pos Damkar Painan ketika melakukan pelepasan Rabu (15/5).
Dijelaskannya bahwa upaya itu dilakukan untuk membantu proses evakuasi terhadap warga yang menjadi korban bencana banjir bandang yang melanda daerah itu pada tanggal 11 Maret 2024 lalu. Sebab akibat hujan deras yang melanda Sumbar ketika itu, beberapa kabupaten/kota mengalami musibah bencana banjir bandang, termasuk juga Kabupaten Tanah Datar.
"Misi ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pessel dalam menjalankan aksi kemanusiaan sebagai mana yang diarahkan oleh Bapak Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar. Ada sebanyak 5 personil berikut 1 unit mobil pemadam kebakaran yang kita kirimkan dalam misi kemanusiaan ini," katanya. Dalam kesempatan itu dia juga memberikan arahan kepada seluruh personil yang akan diberangkatkan untuk tetap mengedepankan etika, safety dan menerapkan SOP dalam penyelamatan serta melakukan koordinasi dan pelaporan ke pihak penanggungjawab di lokasi bencana.
Personil yang diberangkatkan dengan menggunakan 1 unit mobil pemadaman kebakaran tersebut juga didukung dengan perlengkapan lainnya. "Melalui kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk memberikan support dan doanya semoga proses evakuasi dan penyelamatan terlaksana dengan baik, dan seluruh personil juga selalu dalam lindungan Allah SWT," ujarnya .
Dia juga berharap semoga masyarakat yang menjadi korban dan terdampak bencana banjir dan longsor di daerah tersebut selalu diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. "Perlu juga saya jelaskan bahwa kita akan selalu siap siaga untuk melakukan penambahan personil bila memang diperlukan. Sebab kita juga pernah merasakan berapa sulitnya ketika bencana alam terjadi sebagaimana juga kita alami pada tanggal 7 Maret 2024 lalu di daerah ini," tutupnya.
Pewarta : Rls
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tujuh ribu sertifikat di Pesisir Selatan sudah elektronik, 40 ribu lainnya menunggu partisipasi masyarakat
21 April 2026 12:20 WIB
Tim kesehatan DPP PDI Perjuangan tembus kampung yang sempat terisolasi di Pesisir Selatan
05 January 2026 13:26 WIB
Rendang bantuan Dharmasraya telah sampai di Agam-Pessel, untuk Aceh-Sumut masih dalam perjalanan
25 December 2025 20:30 WIB
Bupati Hendrajoni tinjau posko pengungsian korban banjir bandang di Bayang Utara
13 December 2025 4:59 WIB
Dinas Kesehatan Pessel gelar pertemuan Penyusunan Profil Kesehatan 2025 di Hotel Triza Painan
06 December 2025 6:35 WIB
Dinas Pertanian Serahkan 300 Liter Minyak Goreng untuk Bantuan Tanggap Darurat di Pesisir Selatan
04 December 2025 14:11 WIB
Pemkab Pessel gerak cepat tangani pemadaman di tiga nagari Terisolir Bayang Utara
04 December 2025 10:09 WIB
Plt. Kadishub Pessel tinjau langsung kerusakan lampu PJU di Jalur 2 Salido
04 December 2025 9:55 WIB
Kesbangpol Pesisir Selatan Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Bayang"
03 December 2025 18:13 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Sumbar butuh skuadron SAR sebagai mitigasi bencana, legislator Sumbar paparkan alasannya
25 February 2026 20:56 WIB
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB