Harga cabai di Pariaman capai Rp95 ribu perkilogram awal ramadhan
Rabu, 13 Maret 2024 12:59 WIB
Salah seorang pedagang melayani pembeli cabai merah di Pasar Rakyat Pariaman, Sumbar. ANTARA/Aadiaat M. S.
Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat harga cabai merah keriting di daerah itu naik Rp25 ribu per kilogram dari Rp70 ribu menjelang ramadhan (1/3) menjadi Rp95 ribu per kilogram pada awal ramadhan.
"Harga cabai naik jadi Rp95 ribu per kilogram dalam dua hari ini, ini disebabkan karena pasokan berkurang dan cuaca," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman Alyendra di Pariaman, Rabu.
Ia mengatakan cabai yang dipasarkan di daerah itu tidak saja diproduksi petani setempat dan petani dari kabupaten penghasil komoditas tersebut di Sumbar namun juga dari daerah lainnya di luar provinsi itu.
Ia menyampaikan saat ini pasokan cabai dari luar provinsi tersebut terganggu sedangkan produksi cabai di Sumbar termasuk Pariaman terkendala cuaca bahkan ada yang terendam banjir yang terjadi pada Jumat (8/3).
Padahal, kata dia harga cabai di Pariaman sebelum ramadhan sudah mencapai Rp70 ribu per kilogram dan bahkan sempat turun menjadi Rp65 ribu per kilogram karena operasi pasar yang dilaksanakan pemerintah setempat.
"Rencananya pertengahan ramadhan kami juga akan kembali melaksanakan operasi pasar," katanya.
Untuk harga cabai hijau di Pariaman saat ini dijual dengan harga Rp70 ribu per kilogram naik Rp15 ribu dari menjelang ramadhan yaitu Rp55 ribu per kilogram. Hal serupa juga terjadi pada cabe rawit dari yang awalnya Rp60 ribu perkilogram menjadi Rp70 ribu per kilogram.
Ia menyampaikan selain cabai sejumlah barang kebutuhan pokok lainnya juga mengalami kenaikan harga yaitu diantaranya beras.
Ia menjelaskan kenaikan harga beras yang saat ini terjadi disebabkan karena belum adanya panen raya baik tingkat kota tersebut maupun nasional.
Akibatnya harga beras lokal di daerah itu dijual Rp18 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp15 ribu per kilogram sedangkan beras cap cisokan solok dijual Rp19,5 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp18 ribu per kilogam.
Namun menurutnya harga beras akan mulai stabil pada pertengahan ramadhan karena akhir Maret ini Pariaman akan melaksanakan panen raya padi.
Ia menambahkan pihaknya akan terus berupaya menekan harga kebutuhan pokok di daerah itu guna mengurangi beban warga setempat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Harga cabai naik jadi Rp95 ribu per kilogram dalam dua hari ini, ini disebabkan karena pasokan berkurang dan cuaca," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman Alyendra di Pariaman, Rabu.
Ia mengatakan cabai yang dipasarkan di daerah itu tidak saja diproduksi petani setempat dan petani dari kabupaten penghasil komoditas tersebut di Sumbar namun juga dari daerah lainnya di luar provinsi itu.
Ia menyampaikan saat ini pasokan cabai dari luar provinsi tersebut terganggu sedangkan produksi cabai di Sumbar termasuk Pariaman terkendala cuaca bahkan ada yang terendam banjir yang terjadi pada Jumat (8/3).
Padahal, kata dia harga cabai di Pariaman sebelum ramadhan sudah mencapai Rp70 ribu per kilogram dan bahkan sempat turun menjadi Rp65 ribu per kilogram karena operasi pasar yang dilaksanakan pemerintah setempat.
"Rencananya pertengahan ramadhan kami juga akan kembali melaksanakan operasi pasar," katanya.
Untuk harga cabai hijau di Pariaman saat ini dijual dengan harga Rp70 ribu per kilogram naik Rp15 ribu dari menjelang ramadhan yaitu Rp55 ribu per kilogram. Hal serupa juga terjadi pada cabe rawit dari yang awalnya Rp60 ribu perkilogram menjadi Rp70 ribu per kilogram.
Ia menyampaikan selain cabai sejumlah barang kebutuhan pokok lainnya juga mengalami kenaikan harga yaitu diantaranya beras.
Ia menjelaskan kenaikan harga beras yang saat ini terjadi disebabkan karena belum adanya panen raya baik tingkat kota tersebut maupun nasional.
Akibatnya harga beras lokal di daerah itu dijual Rp18 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp15 ribu per kilogram sedangkan beras cap cisokan solok dijual Rp19,5 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp18 ribu per kilogam.
Namun menurutnya harga beras akan mulai stabil pada pertengahan ramadhan karena akhir Maret ini Pariaman akan melaksanakan panen raya padi.
Ia menambahkan pihaknya akan terus berupaya menekan harga kebutuhan pokok di daerah itu guna mengurangi beban warga setempat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pewarta : Aadiaat Makruf S.
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Pasaman Barat tekan harga cabai dan pangan lainnya dengan menggelar pangan murah bagi masyarakat
02 November 2025 12:53 WIB
Jaga stabilisasi harga, Pemprov Sumbar datangkan 700 kg cabai dari Magelang
27 September 2025 19:16 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB